Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Kedutaan Besar Iran di Indonesia mengecam serangan militer AS dan Israel terhadap wilayah Iran pada Sabtu pagi (28/2/2026).
  • Serangan tersebut dinilai melanggar Piagam PBB dan Iran menegaskan hak membela diri serta akan merespons secara tegas.
  • Iran mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil tindakan konkret atas pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional tersebut.

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan militer yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Iran pada Sabtu pagi (28/2/2026).

Dalam pernyataan resminya, Kedubes Iran menyebut serangan tersebut menyasar lokasi-lokasi sipil dan infrastruktur vital di Teheran serta sejumlah kota lainnya. Tindakan itu dinilai sebagai pelanggaran terhadap integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran.

Menurut pernyataan tersebut, serangan AS dan Israel dianggap melanggar Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan dikategorikan sebagai tindakan agresi nyata terhadap Iran. Kedubes Iran menegaskan bahwa negaranya memiliki hak yang sah untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB.

“Iran akan menggunakan hak tersebut sepenuhnya untuk mempertahankan integritas teritorial dan kedaulatan nasionalnya dengan memberikan respons yang tegas dan kuat,” demikian bunyi pernyataan itu.

Iran juga menyoroti peran Dewan Keamanan PBB dalam merespons situasi tersebut. Sebagai salah satu negara pendiri PBB, Iran menekankan bahwa organisasi tersebut memiliki mandat utama untuk mencegah agresi, pelanggaran perdamaian, dan ancaman terhadap keamanan internasional.

Kedubes Iran meminta Ketua dan seluruh anggota Dewan Keamanan PBB segera mengambil langkah konkret menyikapi apa yang disebutnya sebagai pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional akibat serangan tersebut.

Selain itu, Kedubes Iran di Jakarta turut menyerukan kepada Pemerintah dan rakyat Indonesia, tokoh politik, organisasi keagamaan dan Islam, kalangan akademisi, serta insan media untuk secara terbuka mengecam dimulainya perang dan agresi terhadap wilayah Iran.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah setelah laporan serangan udara dan ledakan di sejumlah wilayah Iran pada Sabtu.

Baca Juga: Iran Persiapkan Serangan Balasan ke Israel dan AS


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menteri Perdagangan Budi Santoso Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Saat Tinjau Pasar Gambir Tebing Tinggi Jelang Idul Fitri
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Kementerian ESDM Perjuangkan Panel Surya Dalam Negeri Agar Terhindar dari Tarif Impor Ratusan Persen AS
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Perang Arab Dimulai! AS Resmi Serang Iran-Ledakan Besar di Bahrain
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BGN Klarifikasi Insentif untuk SPPG Rp6 Juta per Hari: Lebih Efisien dan Cegah Pemborosan APBN
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Bapanas Menyatakan Harga Pangan Pokok Strategis Turun dan Mulai Stabil Jelang Lebaran 2026
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.