PSIM Yogyakarta Kembali Menang 4-2 atas PSBS Biak, Van Gastel Tegaskan Masih Ada Evaluasi

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - PSIM Yogyakarta kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan tuan rumah PSBS Biak dengan skor 4-2 pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu, 28 Februari 2026 pukul 14.30 WIB.

Kemenangan tersebut mengakhiri lima laga sebelumnya tanpa kemenangan bagi Laskar Mataram.

Pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel mengatakan timnya masih memiliki sejumlah catatan evaluasi meskipun meraih tiga poin penuh.

Van Gastel menyatakan, "Kami harus melakukan lebih baik untuk membuat pertandingan agar bisa dimenangkan dengan lebih mudah. Ini memakan terlalu banyak energi tidak perlu untuk memenangkan laga,".

PSIM membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui tandukan Franco Ramos Mingo yang memanfaatkan umpan Ezequiel Vidal.

PSBS Biak menyamakan kedudukan pada menit ke-36 lewat gol Eduardo Barbosa.

Memasuki babak kedua, PSIM tampil lebih baik setelah melakukan evaluasi dalam penguasaan bola dan mencetak dua gol dalam rentang lima menit.

Ramos Mingo mencetak gol keduanya pada menit ke-64 sebelum Ze Valente menambah keunggulan pada menit ke-69.

PSBS memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 pada menit ke-82 melalui gol Ruyery Blanco yang membobol gawang Cahya Supriadi.

Saat laga berjalan sengit, PSIM memastikan kemenangan lewat gol kedua Ze Valente pada menit ke-89.

Van Gastel mengatakan, "Di babak kedua kami berbicara tentang apa telah kami lakukan selama 22 pertandingan. Saya pikir di babak kedua dalam penguasaan bola kami sudah bermain cukup baik,".

Tambahan tiga poin membawa PSIM naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 36 poin.

PSIM terpaut dua poin dari Persebaya Surabaya di posisi kelima serta unggul satu poin dari Persita Tangerang dan Bhayangkara Presisi Lampung FC di peringkat ketujuh dan kedelapan.

Pada laga selanjutnya, PSIM akan bertandang ke markas Semen Padang FC pada Rabu, 4 Maret pukul 21.00 WIB.

PSIM kemudian menutup laga di bulan Ramadhan dengan menjamu Persija Jepara sepekan berikutnya.

Van Gastel turut menyoroti jadwal kompetisi yang dinilainya tidak konsisten.

Ia mengatakan, "Mengenai waktu persiapan yang singkat untuk pertandingan berikutnya, Anda benar. Jika melihat program liga ini, jadwalnya tidak konsisten. Kadang ada jarak sembilan hari, sepuluh hari, atau tujuh hari. Lalu tiba-tiba jadwal menjadi sangat padat,".

Ia juga menyoroti tantangan bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Van Gastel mengatakan, "Saya memang tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi bayangkan jika Anda berpuasa, sementara Anda harus tetap bertanding dan berlatih dengan intensitas tinggi. Bagi seorang atlet, sangat sulit untuk bisa tampil maksimal dalam kondisi seperti itu,".


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OPEC+ Bakal Tambah Pasokan Minyak Mentah Usai Israel-AS Serang Iran
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Berhenti Sebelum Terlambat, Tahan Kantuk dengan Kopi saat Puasa Ramadhan Ada Efek Sampingnya
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemerintah Terapkan Pendekatan Berbasis Risiko untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
• 20 jam lalupantau.com
thumb
IKN Punya Taman Bak Serpihan Surga, Ini Penampakannya
• 7 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ambisi Gloria Emanuelle Widjaja Putus Kutukan Runner-Up di Jerman Terbuka 2026
• 9 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.