Puluhan remaja di Kudus, Jawa Tengah, kocar-kacir melarikan diri saat diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Pabrik Gula Rendeng, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Minggu (1/3/2026) dini hari. Dalam peristiwa itu, polisi mengamankan satu bilah celurit, petasan, serta 12 sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya.
Kapolsek Kudus Kota, AKP Subkhan, mengatakan awalnya pihaknya menerima laporan adanya kerumunan yang disinyalir mencurigakan di area timbangan luar Pabrik Gula Rendeng. Di lokasi tersebut terdapat sekitar 50 orang yang sedang berkumpul.
"Awalnya, petugas yang berjaga di pos belakang PG Rendeng melihat kurang lebih 50 orang berkumpul. Mereka sambil membawa senjata tajam jenis parang dan celurit serta menyalakan petasan," kata Subkhan melalui keterangan tertulis, Minggu (1/3).
Lebih lanjut, petugas jaga PG Rendeng kemudian membunyikan kentongan sebagai tanda peringatan. Alhasil, kelompok tersebut langsung melarikan diri ke arah barat.
Pihaknya kemudian melakukan pengecekan lokasi. Di tempat kejadian, polisi menemukan 12 unit sepeda motor yang ditinggal kabur pemiliknya, satu celurit panjang sekitar 60 sentimeter, dua kembang api berdiameter 0,8 inci, serta 15 pasang sandal.
"Seluruh barang bukti sudah kami amankan ke Mapolsek Kudus Kota sekitar pukul 02.10 WIB untuk penyelidikan," terangnya.
Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman guna mengidentifikasi pemilik kendaraan. Selain itu, pihaknya juga mendalami pihak-pihak yang diduga terlibat dalam rencana tawuran.
AKP Subkhan menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk aksi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Pihaknya mengimbau orang tua untuk mengawasi anak-anaknya.
"Kami mengimbau orang tua untuk mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari. Jangan sampai terlibat kegiatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Apabila ada informasi potensi gangguan kamtibmas, segera laporkan ke kepolisian," pungkasnya.




