“Kalau tahun lalu market Indonesia sekitar 6,4 juta unit, tumbuh sekitar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya 6,3 juta unit. Secara global, Indonesia berada di posisi ketiga,” ujar Thomas dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan pada Januari tahun ini pasar sepeda motor nasional tercatat sekitar 577 ribu unit atau tumbuh sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka tersebut dinilai menjadi sinyal positif terhadap stabilitas serta potensi perbaikan ekonomi domestik.
Menurut Thomas, AHM sebagai salah satu produsen utama sepeda motor di Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan sejalan dengan pasar nasional. Sepanjang tahun lalu, produksi domestik AHM hampir mencapai 5 juta unit atau sekitar 4,98 juta unit, naik sekitar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Baca Juga:
Elektrifikasi Indonesia Tumbuh Terstruktur, Hybrid Jadi Jembatan Transisi
Selain memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, AHM turut berkontribusi pada ekspor kendaraan utuh (completely built up/CBU) sebanyak 223 ribu unit. Perusahaan juga mengekspor hampir 1 juta unit dalam bentuk completely knocked down (CKD).
Ia menilai besarnya pasar sepeda motor nasional menunjukkan peran strategis kendaraan roda dua dalam mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di berbagai daerah.
“Kami berharap pertumbuhan ini bisa terus berlanjut sehingga industri roda dua dapat semakin berkontribusi terhadap perekonomian nasional,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





