Baru Ditambal, Jembatan Penghubung Jakarta–Bekasi di Cipayung Ambles Lagi

kompas.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Jembatan Kampung Kramat di Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, kembali ambles pada Minggu (1/3/2026).

Jembatan yang menjadi penghubung Jakarta Timur dengan Kota Bekasi itu kini tidak dapat dilintasi kendaraan, sehingga arus lalu lintas terpaksa dialihkan.

Sebelumnya, jembatan tersebut juga mengalami ambles pada Rabu (25/2/2026) dan telah diperbaiki sementara. Namun, kerusakan kembali terjadi hanya beberapa hari setelah perbaikan dilakukan.

Baca juga: Jembatan Kampung Kramat Cipayung Ambles, Lalu Lintas Mobil dan Truk Dialihkan

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, lubang pada badan jembatan cukup dalam sehingga seluruh jenis kendaraan tidak dapat melintas.

Akses jalan ditutup menggunakan bambu dan garis pembatas berwarna kuning guna mencegah kendaraan melintas. Pengendara dari Jakarta Timur menuju Bekasi terpaksa memutar mencari jalur alternatif.

Retak sehari setelah ditambal

Salah seorang warga setempat, Endang (50), mengatakan kerusakan kembali muncul sehari setelah jembatan diperbaiki sementara.

"Itu kan dikerjain Rabu siang ya ditambal sementara, Kamis sudah mulai ada yang retak. Jumat itu sudah mulai ambles, awalnya lubang satu ban dulu. Nah lama-lama melebar," kata Endang saat ditemui, Minggu.

Menurut dia, setelah penambalan dilakukan, jembatan kembali dibuka untuk umum dan dilintasi kendaraan. Kepadatan arus lalu lintas diduga menjadi pemicu kerusakan kembali.

"Karena banyak padatnya mobil kan yang lewat, setelah ditambal sementara mobil kan pada lewat. Kan udah dibuka, oh ini dibuka, di sana dibuka, ya kan. Kalau sudah dibuka ini, jalan ini kan ramai kalau sore," jelasnya.

Baca juga: Jembatan Kampung Kramat Ditambal Sementara Usai Ambles, Kendaraan Kecil Bisa Melintas Lagi

Endang berharap pemerintah melakukan perbaikan permanen agar kerusakan tidak terulang. Ia menilai penutupan jembatan berdampak besar terhadap mobilitas warga.

"Kalau bisa permanen dan kuat, karena kalau jembatan ini ditutup, macetnya panjang. Karena jalan alternatif kecil, enggak lebar," katanya.

Perbaikan dijadwalkan Senin

Lurah Setu, Dwi Widiastuti, membenarkan jembatan kembali amblas dan menyebut perbaikan lanjutan akan dilakukan pada Senin (2/3/2026).

"Nanti di bawah jembatan dikasih batu bronjong sehingga perbaikan bertahan lama, selagi menunggu tindak lanjut dari Kementerian PU," ungkap Dwi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

"Sebelumnya kan perbaikan sementara menunggu koordinasi kementerian PU Karena jembatan itu, kewenangan PU,karena dibenerin ambrol lagi, makanya kami minta ke bina marga untuk besok dibenarkan secara tuntas," jelasnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Baca juga: Jembatan Kampung Kramat Setu Ambles, Diduga Tergerus Air dan Faktor Usia


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Konfirmasi Tewasnya Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Bagaimana Kabar Terbaru Langkah Politik Anies Baswedan dengan Gerakan Rakyat-nya?
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Saat Prabowo Nyatakan Siap ke Teheran untuk Mediasi Israel-AS vs Iran
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Imlek Bareng Ramadhan, Prabowo: Ini Wajah Asli Indonesia
• 19 jam lalurctiplus.com
thumb
Iran Umumkan Serang 27 Pangkalan AS di Timur Tengah
• 8 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.