Ibas Sebut SPPG Karanglo Jadi Contoh Dapur Sehat Berbasis Ekonomi Lokal

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) mengatakan program Makan Bergizi Gratis harus menghadirkan makanan yang sehat, aman, dan benar-benar bermanfaat bagi anak-anak.

Hal itu diungkapkan Ibas saat meninjau langsung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanglo, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (28/02), dalam rangkaian hari ketiga Reses Ramadan Religi, Menguatkan Negeri.

BACA JUGA: Ibas Dorong Rumah Layak dan Keluarga Produktif di Desa Carat Lewat BSPS

Dalam kunjungan tersebut, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Timur VII itu memastikan seluruh proses pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar operasional, khususnya terkait higienitas, kualitas bahan pangan, serta pengawasan distribusi.

“Seluruh bahan makanan yang masuk benar-benar higienis dan memiliki kandungan gizi yang baik. Ini menyangkut kesehatan anak-anak kita,” ujarnya.

BACA JUGA: Tinjau SPPG Karanglo, Ibas Ingin Pastikan Standar Higienitas dan Gizi MBG Terjaga

Lulusan S2 Nanyang Technological University tersebut juga menaruh perhatian pada rantai pasok bahan pangan yang digunakan dalam program MBG. 

Dia memastikan buah dan sayur yang digunakan berasal dari petani lokal Ponorogo sehingga program nasional ini sekaligus mampu menggerakkan ekonomi masyarakat daerah.

“Kalau bahan pangan diambil dari petani lokal, maka manfaat program ini menjadi berlipat. Anak-anak mendapatkan gizi yang baik, sementara ekonomi masyarakat sekitar juga ikut tumbuh,” jelasnya.

Selain kualitas bahan makanan, Ibas turut memeriksa proses pencucian hingga pengeringan wadah makan yang digunakan dalam distribusi MBG. Menurutnya, faktor kebersihan peralatan menjadi bagian krusial dalam menjaga keamanan pangan.

“Bukan hanya makanannya yang harus sehat, tetapi wadahnya juga harus steril. Proses pencucian dan pengeringan harus benar-benar diawasi karena ini bagian penting untuk mencegah risiko kesehatan,” tegas Wakil Ketua Dewan Penasihat KADIN tersebut.

Ibas mengapresiasi operasional SPPG Karanglo yang dinilai mendapat respons positif dari masyarakat. 

Selain rasa makanan yang dinilai baik, porsi yang disajikan juga memenuhi kebutuhan gizi siswa, terutama bagi keluarga kurang mampu di wilayah sekitar.

Menurut Ibas, keberadaan SPPG tidak hanya membantu pemenuhan nutrisi anak, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal yang terlibat dalam rantai produksi dan distribusi pangan.

Dia menegaskan Program MBG merupakan program strategis nasional yang dibiayai dari pajak masyarakat sehingga pelaksanaannya harus dilakukan secara optimal dan penuh tanggung jawab.

“Program ini tidak murah dan berasal dari uang rakyat. Karena itu pelaksanaannya harus benar-benar dijaga kualitasnya, transparan, dan memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.

Kegiatan peninjauan di SPPG Karanglo turut dihadiri Komandan Kodim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., Kepala Desa Karanglo Lor Samuri, Mitra SPPG Bagus Budi Santoso, Ketua Yayasan Dodik Winoto, Kepala SPPG Rafi Nur Anas, Ahli Gizi Tiara Amelia Putri, serta Akuntan SPPG Salsabila. Hadir pula anggota DPRD Ponorogo Elvis Wibisono, Yuliana, Binti, dan Widodo yang bersama-sama memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai harapan masyarakat.(mcr10/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1 Maret 2026, SIM Keliling Tetap Layani Perpanjangan SIM di Hari Libur
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Kandas di German Open, Tiwi/Fadia perbaiki fokus hadapi All England
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Khamenei Tewas Diserang AS-Israel Saat Berada di Kantornya Sabtu Pagi
• 10 jam laludetik.com
thumb
Indef: Perang AS-Israel vs Iran Beri Tekanan Berlapis ke Ekonomi Indonesia
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Iran Masuk 3 Besar Dunia, Ini Daftar Negara dengan Cadangan Minyak Melimpah
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.