AS-Israel Vs Iran Memanas, Kiai Maman Minta Pemerintah Lindungi Ribuan Jemaah Umrah

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Kiai Maman Imanul Haq mendesak pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di negara-negara Timur Tengah untuk segera mengambil langkah darurat guna melindungi ribuan jemaah umrah asal Indonesia.

Hal ini disampaikan Kiai Maman merespons eskalasi konflik pascaserangan Amerika Serikat (AS) dan Israel menyerang Iran yang memicu penutupan wilayah udara dan tertahannya jemaah asal Indonesia di berbagai bandara transit.

BACA JUGA: Prabowo Ingin Mediasi AS-Iran, HNW Ingatkan Soal Ini, Silakan Disimak

Kiai Maman menegaskan bahwa keselamatan WNI harus menjadi prioritas absolut di tengah ketidakpastian geopolitik saat ini. Dia menyoroti kondisi jemaah yang kini nasibnya menggantung karena jalur penerbangan menuju Arab Saudi maupun rute pulang ke tanah air terganggu secara signifikan.

"Kami sangat prihatin dengan dampak langsung yang dirasakan jemaah umrah Indonesia yang tertahan di sejumlah bandara transit. Keselamatan dan perlindungan WNI harus menjadi prioritas utama. Negara wajib hadir memastikan mereka dalam kondisi aman, mendapatkan logistik yang cukup, serta kepastian informasi," kata Kiai Maman di Jakarta, Minggu (1/3/2026).

BACA JUGA: Perjanjian Dagang RI-AS dan BoP Bikin Indonesia Masuk Jurang Imperialisme

Legislator PKB itu meminta adanya koordinasi lintas sektoral yang intensif antara Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, dan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, pemerintah harus segera menyusun skema mitigasi konkret, mulai dari pengalihan rute penerbangan hingga penyediaan akomodasi sementara bagi jemaah yang telantar di negara transit.

"Kami meminta pemerintah melakukan langkah mitigasi cepat, mulai dari pendataan jemaah terdampak, penyediaan akomodasi, hingga skema pemulangan yang aman jika situasi memungkinkan. Jangan sampai jemaah dibiarkan tanpa kepastian di bandara," tegasnya.

BACA JUGA: Dasco Minta Impor Pikap untuk Kopdes Ditunda, Dirut Agrinas Pangan Ungkap Diagram Rahasia

Selain aspek teknis, Kiai Maman juga menekankan pentingnya pusat informasi resmi satu pintu untuk mencegah kepanikan keluarga di Indonesia. Dia memperingatkan agar pemerintah aktif memberikan pembaruan (update) berkala agar masyarakat tidak terjebak informasi simpang siur atau hoaks yang beredar di media sosial.

"Pemerintah harus menjadi rujukan utama informasi dalam situasi krisis ini. Jangan sampai keluarga jemaah mendapatkan informasi dari sumber yang tidak valid. Kami juga mengimbau penyelenggara travel umrah untuk aktif berkoordinasi dengan KBRI guna memastikan pendampingan jemaah di lapangan," tambahnya.

Kiai Maman pun meminta seluruh jemaah umrah yang terdampak untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi otoritas setempat maupun perwakilan RI.

Dia memastikan Komisi VIII DPR akan terus mengawal perkembangan situasi ini hingga seluruh WNI dipastikan berada dalam posisi aman. "Kami berharap jamaah umrah tetap tenang dan memprioritaskan keselamatan diri," ucapnya.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Legislator: Siapkan skema pemulangan jamaah umrah
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Perang AS-Iran Dikhawatirkan Berdampak Besar ke Pariwisata Bali
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Sungai Pakis Malang Meluap, Puluhan Rumah Terendam
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ruang Kota yang Berbagi : Dilema Ketertiban Lalu Lintas di Musim Takjil
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Gak Terima Digugat Cerai, Insanul Fahmi Murka Buru Perusak Rumah Tangga: Ada Beberapa Orang!
• 13 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.