REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV – Serangan balasan Iran ke Israel terus berlangsung. Hingga Ahad malam, puluhan warga Israel tewas dan terluka.
Serangan rudal balistik Iran telah menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai sekitar 20 lainnya di kota Beit Shemesh, Israel tengah, 30 km barat Yerusalem, menurut layanan ambulans Magen David Adom.
Baca Juga
Konflik AS-Israel-Iran Ancam Rantai Pasok Global dan Ekonomi Indonesia
Kedubes Iran: Serangan AS-Israel Bunuh Dua Ratus Siswi Sekolah
Iran Umumkan Serangan Rudal Terbaru ke Israel dan Pangkalan AS di Timur Tengah
“Sembilan orang tewas dalam serangan langsung di Beit Shemesh,” kata juru bicara Magen David Adom Zaki Heller dalam pernyataan yang disiarkan televisi.
Tentara Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram bahwa pasukan pencarian dan penyelamatan, bersama dengan tim medis dan helikopter untuk evakuasi korban, beroperasi di lokasi dampak.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Aljazirah melaporkan, ini adalah jumlah korban tertinggi sejak Israel mulai melancarkan serangan terhadap Iran pada hari Sabtu.
Aerial footage reveals the scale of destruction in the settlement of Beit Shemesh, west of Jerusalem, following the Iranian missile strike.
According to initial reports, the strike killed at least 10 settlers and injured dozens of others. pic.twitter.com/8bxDjoCWuV — Quds News Network (QudsNen) March 1, 2026
Beit Shemesh terletak di antara Yerusalem barat dan Yafa. Ini adalah kota yang sedang berkembang dan tampaknya menyerang rumah-rumah tua yang dibangun pada tahun-tahun sebelumnya.
Salah satu tempat perlindungan di daerah tersebut tampaknya juga terkena dampaknya.
Sementara petugas penyelamat masih berupaya menyelamatkan orang-orang yang terjebak di bawah reruntuhan sehingga ada kekhawatiran dan ketakutan bahwa jumlah tersebut akan bertambah.
Muncul juga pertanyaan mengapa sirene tidak berbunyi di Beit Shemesh. Ini adalah salah satu risiko besar yang diambil Israel dengan memulai perang dengan Iran. Rudal terus berdatangan ke kota-kota Israel dari Iran. Israel mencoba mencegat semua rudal tersebut sebagai respons dengan risiko meleset seperti di Beit Shemesh dan di Tel Aviv.