IntipSeleb – Banyak orang berharap berat badan turun selama bulan puasa karena waktu makan lebih terbatas. Namun faktanya, tidak sedikit yang justru mengalami berat badan naik saat puasa. Hal ini tentu menimbulkan tanda tanya, mengingat frekuensi makan berkurang dibanding hari biasa.
Ternyata, kenaikan berat badan saat puasa bukan disebabkan oleh puasanya itu sendiri, melainkan pola makan dan gaya hidup yang kurang terkontrol. Berikut ini sejumlah penyebab berat badan naik saat puasa yang sering tidak disadari.
Salah satu penyebab utama berat badan naik saat puasa adalah asupan kalori yang berlebihan. Banyak orang cenderung “balas dendam” saat berbuka puasa setelah seharian menahan lapar dan haus.
Menu berbuka sering kali terdiri dari takjil manis, makanan berat dalam porsi besar, hingga camilan tambahan setelah salat tarawih. Belum lagi saat sahur, sebagian orang makan dalam jumlah banyak karena khawatir merasa lapar di siang hari.
Padahal, jika total kalori harian tetap melebihi kebutuhan tubuh, kelebihan energi tersebut akan disimpan sebagai lemak. Artinya, meskipun waktu makan hanya dua kali, berat badan tetap bisa naik jika jumlah kalori tidak terkontrol.
Secara sederhana, kenaikan berat badan terjadi ketika asupan energi lebih besar dibanding energi yang dikeluarkan. Prinsip ini tetap berlaku, baik saat puasa maupun tidak.




