Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran, Anshorullah Desak Prabowo Tarik RI dari BoP

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Organisasi kemanusiaan Aqsa Working Group (AWG) mendesak komunitas internasional dan para pemimpin negara untuk bersatu menghentikan agresi militer Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran dan negara mana pun di dunia, termasuk Palestina.

"Seluruh pihak bertanggung jawab untuk memperjuangkan perdamaian berkelanjutan, menghormati kedaulatan negara, serta menghentikan praktik agresi yang merusak tatanan global," kata Ketua Presidium AWG Muhammad Anshorullah dalam siaran pers, Minggu (1/3/2026).

BACA JUGA: Jusuf Kalla Prihatin Melihat Kekejaman Amerika terhadap Ali Khamenei

Anshorullah menyatakan bahwa AWG mengutuk serangan militer AS-Israel ke Iran sebagai pelanggaran berat terhadap Piagam PBB dan hukum internasional.

"Tindakan militer semacam ini tidak dapat dibenarkan dalam tatanan global yang berlandaskan hukum," ujarnya.

BACA JUGA: THR PPPK Paruh Waktu, Daerah Ini Siapkan Rp 60,8 Miliar

Menurut Anshorullah, situasi di Timur Tengah saat ini tidak dapat dipisahkan dari konteks penjajahan dan genosida di Palestina.

Iran, katanya, menjadi satu dari sedikit negara Muslim yang secara konsisten dan tegas mendukung perjuangan rakyat Palestina dan menolak intervensi asing.

BACA JUGA: Setelah Gaduh, Gubernur Kaltim Rudy Masud Kembalikan Mobil Dinas Rp 8,49 M

Dia menyebut ketegangan di kawasan tersebut saat ini dimanfaatkan oleh AS dan Israel untuk memperkeruh stabilitas keamanan.

"Zionis Israel berpotensi semakin leluasa melakukan berbagai tindakan represif di Palestina," katanya dalam siaran pers AWG.

Organisasi kemanusian itu juga kembali menekankan agar Presiden RI Prabowo Subianto segera mengeluarkan Indonesia dari Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS Donald Trump.

Serangan AS-Israel ke negara berdaulat seperti Iran, kata Anshorullah, semakin membuktikan bahwa forum tersebut gagal menjaga stabilitas dunia, bahkan Trump menjadi aktor utama penyerangan terhadap Iran.

Menurut dia, serangan ke Iran pada Sabtu (1/3/2026) adalah manifestasi nyata pertama dari BoP sekaligus menjadi bukti bahwa forum tersebut bukan instrumen perdamaian, melainkan imperialisme.

"Kejahatan ini juga mempertegas bahwa tujuan BoP bukan untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina," ucapnya.

Sebaliknya, kata Anshorullah, serangan tersebut memperkuat penjajahan Israel di Palestina dan Masjid Al Aqsa untuk mendirikan Israel Raya (Greater Israel).

"Karena itu, BoP semakin absurd dan kehilangan legitimasi moral dan hukum," katanya.

Dia mengatakan kekacauan dan intervensi yang dilakukan kekuatan hegemonik di berbagai belahan dunia, termasuk di Iran, Venezuela, dan wilayah lain, merupakan upaya terkoordinasi untuk menjaga hegemoni mereka dan melanggengkan penjajahan di Palestina, khususnya terhadap Masjid Al Aqsa dan rakyat Palestina yang tertindas.

"Tindakan ini tidak hanya melanggar hukum internasional tetapi juga melanggengkan penderitaan rakyat tak berdosa," kata Anshorullah.

Pihaknya juga menyayangkan sikap sejumlah negara Arab dan negara Teluk, baik secara langsung atau tidak, telah memfasilitasi serangan militer AS-Israel.

"Persatuan umat, solidaritas Islam, dan upaya perdamaian sejati jauh lebih penting dan mendesak daripada tindakan yang justru memperluas eskalasi konflik dan merusak stabilitas kawasan," katanya.

Anshorullah turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya warga Iran dan pemimpin mereka, Ayatollah Ali Khamenei.(ant/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perjanjian Dagang RI-AS dan BoP Bikin Indonesia Masuk Jurang Imperialisme


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jembatan di Cipayung Kembali Amblas Kurang dari Sepekan Setelah Diperbaiki, Warga Keluhkan Akses Terganggu
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Geely Semarak Lebaran Siap Kawal Pemudik
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Disemayamkan di TMP Kalibata, Negara Siapkan Prosesi Pemakaman Kenegaraan untuk Try Sutrisno
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Puluhan ASN Mengundurkan Diri dari Jabatan di Mimika, dari Lurah hingga Kepala Seksi
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Konflik Iran Memanas, Presiden Prabowo Panggil Bahlil Bahas Nasib Pasokan BBM Nasional
• 31 menit lalujpnn.com
Berhasil disimpan.