Ramadan, Optimisme Konsumen di Malang Tetap Terjaga

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, MALANG — Optimisme konsumen di Kota Malang pada Februari 2026 tetap terjaga dipicu momen Ramadan, terlihat dari hasil Survei Konsumen BI Malang.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang Indra Kuspriyadi mengatakan Survei Konsumen Bank Indonesia Malang pada Februari 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap terjaga pada level optimis (indeks >100).

"Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Februari 2026 tercatat sebesar 147,3, meskipun sedikit termoderasi dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 152,2," kata Indra Kuspriyadi, Sabtu (28/2/2026).

Menurutnya, optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap kuat, terlihat dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Februari 2026 sebesar 147,3 (dengan indeks >100). 

IKE yang tetap tumbuh solid bersumber dari seluruh komponen indeks pembentuk yang masih menunjukkan optimisme dengan nilai >100.

Pada Februari 2026, indeks pembelian barang tahan lama (durable goods) tercatat sebesar 134,5. Sementara itu, indeks penghasilan saat ini dan indeks ketersediaan lapangan kerja masing-masing tercatat sebesar 142,0 dan 132,5.

Baca Juga

  • LPS Berikan Edukasi & Literasi Keuangan untuk Komunitas di Malang
  • Begini Sikap Kadin Jatim Terkait Perjanjian Dagang RI-AS
  • Begini Kinerja Sektor Keuangan Malang dari Perbankan hingga Gadai sepanjang 2025

Ekspektasi konsumen terhadap perkiraan kondisi ekonomi 6 bulan ke depan juga terpantau tetap solid. Hal ini tampak dari IEK Februari 2026 tercatat sebesar 158,3 (dengan indeks >100). 

Berdasarkan komponen pembentuk, IEK yang tetap menunjukkan optimisme bersumber dari seluruh komponen indeks pembentuk yang masih menunjukkan optimisme dengan nilai >100. 

Pada Februari 2026, lanjut Indra, indeks ekspektasi penghasilan sebesar 157,0, indeks ekspektasi ketersediaan lapangan kerja sebesar 155,5, dan indeks ekspektasi kegiatan usaha sebesar 162,5.

Kondisi ekonomi di Kota Malang juga menunjukkan kinerja yang solid, ditopang oleh stabilitas makroekonomi, inflasi yang terjaga, serta aktivitas ekonomi regional yang terus bergerak positif. 

"Tingginya mobilitas masyarakat dan keberlanjutan berbagai proyek pembangunan turut mendorong perbaikan pendapatan dan perluasan kesempatan kerja. Secara keseluruhan, sinergi antara pertumbuhan ekonomi regional, stabilitas harga, dan terjaganya sentimen usaha menjadi faktor utama yang menjaga indeks-indeks pada Survei Konsumen Kota Malang tetap berada pada level tinggi dan optimis," ujar dia.

Ekonom Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia Joko Budi Santoso mengatakan optimisme konsumen yang terus terjaga menjadi indikasi bahwa ekonomi masih menjanjikan, apalagi capaian pertumbuhan ekonomi nasional 2025 menyentuh 5,11%. 

Selain itu, kata dia, perluasan kebijakan pemerintah seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendorong perluasan kesempatan kerja. Bahkan daya ungkit Ramadan dan Lebaran akan menjadi momentum untuk ekonomi 2026 terus atraktif.

Situasi ini terus diperkuat dengan jaminan pemerintah untuk terus menjaga stabilitas ekonomi, stabilitas pangan maupun stabilitas politik.

Belanja pemerintah pusat menjadi salah satu kunci menggerakkan perekonomian daerah untuk terus melaju di tengah efisiensi belanja pemerintah daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satgas PRR Tambah Sumur Bor dan MCK Pascabencana Sumatera
• 16 jam lalutvrinews.com
thumb
Dampak PerangAS-Israel vs Iran: Umrah Disarankan Ditunda, Persiapan Haji Belum Terdampak
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Jenazah Try Sutrisno Akan Dimakamkan di TMP Kalibata
• 27 menit lalukumparan.com
thumb
5 Berita Terpopuler: Data Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Siap Disodorkan kepada MK, Ada Dua Opsi Penyelesaian, Peringatan Keluar
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Akan Damaikan Iran-AS, JK: Bagaimana Mendamaikan yang Tidak Setara?
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.