Media Belanda Heran Maarten Paes Masih Jadi Sasaran Kritik Pengamat meski Tampil Gemilang untuk Ajax

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Media Belanda mengindikasikan rasa keheranan usai Maarten Paes masih menjadi sasaran kritik pengamat. Padahal, kiper Timnas Indonesia itu tampil gemilang untuk Ajax Amsterdam.

Penjaga gawang berusia 27 tahun itu kembali tampil untuk Ajax pada Minggu (1/3/2026) malam kemarin WIB. Paes kembali diandalkan setelah menjalani debut yang gemilang kontra NEC Nijmegen pada pekan lalu.

Ajax gagal menang pada pekan lalu usai ditahan dengan skor 1-1. Namun, secara pribadi, Paes tampil cukup baik dengan melakukan enam penyelamatan.

Namun, debutnya tidak sempurna karena masih ada kekurangan dalam hal melakukan operan. Paes kurang mampu dalam memulai build-up dan itu diakui olehnya dalam wawancara setelah laga debutnya.

Di laga keduanya, ketika menghadapi PEC Zwolle, Minggu (1/3/2026) kemarin, Paes akhirnya berhasil menciptakan clean sheet. Namun begitu, Ajax lagi-lagi gagal menang dengan tertahan 0-0.

Maarten Paes tampil gemilang lagi, bahkan mendapatkan rating tertinggi di skuad Ajax menurut Sofascore, yaitu 8,3. Dia melakukan dua kali penyelamatan dalam laga ini.

Paes juga aktif dalam pembangunan serangan dengan rasio kesuksesan 78 persen dalam umpan-umpannya. Dia mencoba melakukan umpan panjang 14 kali, namun hanya enam di antaranya yang sukses alias memiliki rasio kesuksesan 43 persen dalam melakukan umpan panjang ini.

Meski begitu, performa Paes masih dikritik oleh pengamat sepak bola Belanda, Kenneth Perez dan Marciano Vink. Menurut Perez, Paes bahkan merupakan pembuat masalah terbesar di pos penjaga gawang dalam sejarah Ajax.

“Anda memiliki pembuat masalah terbesar di bawah mistar sepanjang ingatan,” kata Perez tentang Paes dalam acara Dit Was Het Weekend di ESPN, sebagaimana dilansir Voetbal International.

“Dia memainkan bola-bola tergila. Dan sangat lemah. Anda harus memainkan umpan akurat atau tidak sama sekali. Begitulah yang selalu terjadi di Ajax,” tambahnya.

Perez menilai bahwa Paes belum memenuhi standar sebagai kiper Ajax. Sebab, sedari dulu, Ajax selalu bermain dengan memulai serangan dari kiper.

"Lihat ini, Marciano," kata Perez, berbicara kepada Vink. "Dia bermain seperti kiper Ajax. Dia belum pernah melakukan ini sebelumnya. Dia adalah kiper yang tidak perlu membangun serangan sampai dia datang ke Ajax," tambah pria asal Denmark yang menghabiskan sebagian besar kariernya di Liga Belanda itu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Pegadaian Melonjak Rp38 Ribu per Gram di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Satgas PRR Percepat Pemanfaatan Kayu Hanyutan untuk Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Flavio Cobolli Raih Gelar Perdana ATP di Lapangan Keras usai Taklukkan Tiafoe di Final Acapulco
• 6 jam lalupantau.com
thumb
3 Tips Memilih Es Batu Saat Ramadan agar Tak Sakit Perut
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kecam AS-Israel! Ketua Parlemen Iran Serukan Balas Dendam Hebat Usai Khamenei Terbunuh
• 19 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.