EtIndonesia. Pada 28 Februari, pasukan gabungan Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran. Dalam peristiwa tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dipenggal. Di berbagai kota di Amerika Serikat, komunitas Iran turun ke jalan untuk merayakan dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Trump yang mereka anggap telah membebaskan Iran.
Keterangan foto: 28 Februari 2026, di depan Gedung Federal West Los Angeles, anggota komunitas Iran merayakan tewasnya Khamenei dan menyatakan bahwa rakyat Iran akan segera memperoleh kebebasan. (Apu GOMES / AFP via Getty Images)Keterangan foto: 28 Februari 2026, di depan Gedung Federal West Los Angeles, anggota komunitas Iran merayakan tewasnya Khamenei dan menyatakan bahwa rakyat Iran akan segera memperoleh kebebasan. (Apu GOMES / AFP via Getty Images)
Keterangan foto: 28 Februari 2026, di depan Gedung Federal West Los Angeles, anggota komunitas Iran merayakan tewasnya Khamenei dan menyatakan bahwa rakyat Iran akan segera memperoleh kebebasan. (Apu GOMES / AFP via Getty Images)
Keterangan foto:
28 Februari 2026, di Copley Square, Boston, Amerika Serikat, warga mengibarkan bendera Iran untuk merayakan aksi militer gabungan Amerika dan Israel terhadap pemerintah Iran. (Lauren Owens Lambert / AFP via Getty Images)
Keterangan foto:
28 Februari 2026, di Copley Square, Boston, Amerika Serikat, warga mengibarkan bendera Iran untuk merayakan aksi militer gabungan Amerika dan Israel terhadap pemerintah Iran. (Lauren Owens Lambert / AFP via Getty Images)
Keterangan foto:
28 Februari 2026, di Copley Square, Boston, warga membawa poster bertuliskan “Terima Kasih Trump” dalam perayaan aksi militer gabungan Amerika dan Israel terhadap pemerintah Iran. (Lauren Owens Lambert / AFP via Getty Images)
Keterangan foto:
28 Februari 2026, di depan Gedung Federal Los Angeles, seorang perempuan memegang potret Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan tulisan “Terima Kasih”. (Apu GOMES / AFP via Getty Images)
Keterangan foto: 28 Februari 2026, Los Angeles, California, anggota komunitas Iran dan para pendukungnya merayakan peristiwa tersebut. (Mario Tama/Getty Images)





