Angelina Sondakh Akui Jadi Mualaf karena Adjie Massaid, Kini Berhijrah hingga Hafal Al-Quran

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aktris Indonesia, Angelina Sondakh, menceritakan perjalanan hidupnya hingga memutuskan menjadi mualaf. Ia juga mengungkap proses hijrah yang membawanya menjadi pribadi yang lebih baik hingga mampu menghafal ayat-ayat Al-Quran.

Perjalanan spiritual itu bermula dari kisah cintanya dengan almarhum Adjie Massaid. Saat itu, keputusannya memeluk Islam diakuinya belum sepenuhnya lahir dari hati.

“Yang pasti saya jadi mualaf gara-gara cowok ganteng, gara-gara Mas Adjie Massaid. Tapi pada saat itu ya ikut aja, seikut-ikutnya aja. Artinya kalaupun salat ngelihat Mas Adjie Salat tuh ya udah ngikutin gerakannya aja gitu,” ujarnya dikutip dari Hafiz Indonesia pada Senin (2/3/2026).

Angelina Sondakh atau yang kerap disapa Angie mengungkapkan bahwa proses menuju pernikahannya tidak berjalan mudah. Ia menyebut Adjie sempat beberapa kali melamar dirinya.

“Karena kan Mas Adjie itu tiga kali melamar ke saya dan tiga-tiga kalinya ditolak oleh almarhum Ayah saya. Kata Mas Adjie ‘kayaknya harus pakai cara lain deh’. Ketibaan pokoknya ada Pak Ustad, ada penghulu. Aku langsung jadi mualaf, baca kalimat syahadat dan langsung nikah,“ tuturnya.

Ia mengakui bahwa saat itu keputusannya masuk Islam semata-mata karena cinta. Ia belum benar-benar merasakan makna spiritual dari agama yang dianutnya tersebut.

“Pada saat itu masuk Islam hanya untuk laki-laki ganteng (Adjie Massaid), enggak ada jiwanya, enggak ada hatinya. Artinya kalau Mas Adjie ngajakin Salat subuh ikut-ikut aja tapi enggak merasa ‘oh ini agama enak, tenang, damai‘ enggak ada gitu,“ ungkapnya.

Hidupnya mulai berubah drastis setelah sang suami meninggal dunia. Ujian demi ujian datang silih berganti dalam kehidupannya.

“Tapi ketika Mas Adjie meninggal, kemudian mungkin di situlah kehidupan saya berubah. 3 bulan setelahnya saya kena kasus dan yang membuat saya harus menjalani 10 tahun di dalam penjara,“ lanjutnya.

Masa-masa awal menjalani hukuman di penjara belum sepenuhnya mengubah dirinya. Ia mengaku masih menjalani ibadah sekedarnya saja.

“Di dalam sana (penjara) 4 tahun masih biasa-biasa saja, artinya yaudah kalau salat ya salat. Tapi akhirnya ketika saya merasa bahwa saya teriak juga percuma, saya marah juga enggak ada yang terdampak, saya nangis jejeritan juga enggak ada yang peduli,“ katanya.

 

Dalam kondisi terpuruk tersebut, wanita berusia 48 tahun ini mulai merenungi hidupnya. Ia menyadari bahwa kemarahan dan kesedihan tidak akan mengubah keadaan.

“Terus duit makin hari makin habis, Keanu (anaknya) semakin hari semakin mengerti. Nah, kayaknya di situ akhirnya saya Alhamdulillah ditaruh di sel besar. Saya mulai belajar tahajud,” katanya.

“Saat saya tahajud ternyata ada seseorang teman kamar yang bilang ‘Mbak Angie pengin baca Al-Quran yang benar enggak?’ jadi alhamdulillah ada yang ngajarin, ada yang nuntun,” lanjutnya.

Pertemuan dengan teman satu sel tersebut menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Ia mulai belajar membaca Al-Qur’an dengan benar dan lebih sungguh-sungguh.

“Pertolongan Allah sungguh dekat dan saya merasakan bahwa Allah tuh dekat banget. Akhirnya, saya merasa bahwa kalau saya dekat Allah juga dekat. Di situlah mungkin akhirnya benar-benar Cahaya itu datang,” jelasnya.

Sejak saat itu, ia merasakan perubahan besar dalam dirinya. Ia mulai menjalani ibadah dengan hati yang lebih tenang dan penuh kesadaran.

Keinginan untuk menghafal Al-Quran pun tumbuh perlahan. Ia memulainya dari kebiasaan membaca setiap hari.

“Awal menghafal (Al-Quran) ketika di sel, saya baca tiba-tiba pas lagi one day one juz ‘kok saya udah bisa enggak ngeliat Al-Quran’. Bahwa ternyata Al-Quran itu untuk memberi petunjuk, kalau kita jalanin petunjuknya, Allah Rahmati dan Allah kasih kabar gembira,” tutupnya.

Pengalaman tersebut membuatnya semakin yakin bahwa setiap ujian memiliki hikmah. Ia percaya bahwa kedekatan dengan Allah menjadi sumber kekuatan terbesarnya.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dubes Iran Ungkap 500 Warga Sipil Jadi Korban Serangan AS-Israel: Sebagian Besar Anak-Anak & Wanita
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Layaknya Laga Final! Pelatih PSM Tomas Trucha Akan Melakukan Taktik Apapun Demi Kalahkan Persita
• 20 jam laluharianfajar
thumb
KPAI Sebut Ayah Juga Lakukan Kekerasan ke Nizam, Ditegur Malah Marah
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Qatar Tutup Ruang Udara, WNI Laporkan Suara Ledakan di Doha
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Produksi Listrik Tenaga Surya China Lampaui Angin untuk Pertama Kali
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.