Bisnis.com, JAKARTA — Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerd mendesak negara-negara Islam untuk bersikap tegas menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kediaman Duta Besar Republik Islam Iran, Jalan Madiun No. 1, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026).
Boroujerd menegaskan bahwa Iran selama ini mematuhi berbagai kesepakatan internasional. Ia menyebut serangan yang terjadi sebagai tindakan ilegal yang melanggar hukum internasional.
“Kami berharap negara-negara Islam, apabila melihat serangan ini merupakan langkah yang ilegal, maka harus memberikan kutukan secara keras terhadap serangan ilegal yang terjadi,” ujar Boroujerd.
Menurutnya, tiga harapan utama pemerintah Iran kepada negara-negara Islam. Pertama, mengecam secara terbuka dan tegas serangan yang dinilai melanggar hukum internasional.
Kedua, dia meminta negara-negara Islam menggunakan seluruh kapasitas diplomatiknya di forum multilateral, termasuk di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk memberikan dukungan kepada Iran.
Baca Juga
- Harga Minyak Hari Ini (3/3) Naik Tipis di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran
- Perang AS-Israel vs Iran Bikin Biro Perjalanan Umrah Jatim Harap-harap Cemas
- Reza Pahlavi Disokong AS Pimpin Rezim Baru, Dubes Iran Buka Suara
“Yang kedua, kami berharap negara-negara Islam menggunakan seluruh kemampuan dan potensinya di badan OKI dan juga PBB untuk memberikan dukungan kepada Iran,” katanya.
Ketiga, Boroujerd mendorong adanya kampanye kolektif dari negara-negara Islam untuk menolak perang dan mencegah eskalasi konflik lebih luas.
“Dan yang ketiga adalah kami berharap sebuah kampanye yang dijalankan oleh negara-negara Islam, kampanye untuk menyatakan tidak kepada peperangan,” tandasnya.





