JAKARTA - Presiden Donald Trump telah kehilangan kepercayaan mayoritas warga Amerika Serikat (AS) akibat perang yang dikobarkannya bersama Israel di Iran, menurut jajak pendapat CNN. Survei tersebut menunjukkan bahwa hampir enam dari sepuluh warga AS menentang serangan terkoordinasi presiden dan Israel terhadap Iran, yang saat ini telah mengakibatkan tewasnya enam anggota militer AS.
Survei itu juga menunjukkan bahwa banyak pemilih tidak yakin dengan versi Trump tentang bagaimana konflik tersebut akan berlangsung.
Pada Senin (2/3/2026), Trump mengatakan bahwa ia tidak mengharapkan perang yang dilancarkannya akan berlarut-larut, memprediksi bahwa perang di Iran akan berlangsung selama empat minggu.
“Saya tidak ingin perang ini berlangsung terlalu lama,” tegas Trump, sebagaimana dilansir CNN. “Saya selalu berpikir perang ini akan berlangsung empat minggu. Dan kita sedikit lebih cepat dari jadwal.”
Namun mayoritas responden, hingga 56 persen, mengatakan mereka percaya konflik militer jangka panjang antara AS dan Iran setidaknya “agak mungkin terjadi”. Lebih lanjut, 62 persen warga Amerika mengatakan Trump harus meminta persetujuan Kongres untuk setiap tindakan militer tambahan, dan 60 persen mengatakan ia tidak memiliki strategi yang jelas untuk konflik tersebut.




