Menjaga Cahaya di Tanah Towale: Kisah Syekh Lokiyah

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Intan Kw

TVRINews, Donggala

Nama Syekh Lokiyah begitu lekat di tengah masyarakat Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Ia dikenang sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam penyebaran Islam pada akhir abad ke-18.

Inspektur Inspektorat Kabupaten Donggala, Hasanudin, menjelaskan Syekh Lokiyah yang juga dikenal dengan nama I Sam Batu, pernah melakukan pelayaran hingga singgah di Demak. Dari sana, ia melanjutkan perjalanan ke Makkah untuk memperdalam ilmu agama sebelum akhirnya kembali ke tanah kelahirannya di Towale, Banawa.

“Dari daerah Demak, itu melanjutkan perjalanan ke Makkah dan mendalami ilmu agama di sana. Setelah itu, beliau kembali ke Indonesia. Beliau kembali ke Indonesia dan sampai pada beliau itu di Towale atau di Banawa," ujar Hasanudin.

Di tanah kelahirannya, Syekh Lokiyah mulai menyebarkan ajaran Islam kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Dakwahnya tidak selalu berjalan mulus. Sebagian keluarga disebut tidak menerima ajaran yang dibawanya dan memilih berpisah. Namun, ia tetap melanjutkan dakwah ke Banawa, Towale, Limboro, hingga wilayah sekitarnya.

Jejak keberadaannya masih dapat ditelusuri melalui sejumlah peninggalan, seperti naskah khutbah Idulfitri dan Iduladha berbahan kulit kayu serta sorban panjang. Di Towale juga berdiri Masjid Auliya yang dipercaya menjadi bagian dari aktivitas dakwahnya dan kini tengah diusulkan sebagai cagar budaya daerah.

"Di Towale ada satu peninggalan sejarah yaitu Masjid Auliya. Masjid itu akan didorong menjadi sebuah cagar budaya yang ada di Banawa atau di Donggala," ucapnya.

Sementara itu, Sejarawan Universitas Tadulako, Haliadi Sadi, menilai Syekh Lokiyah hadir pada masa transisi penting perkembangan Islam di kawasan tersebut, dari fase Islam yang bercorak mitologis menuju Islam yang lebih ideologis dan berbasis tauhid.

“Syekh Lokiyah itu memperkenalkan bagaimana Islam merubah pandangan hidup masyarakat di Limboro sana, kemudian di Kerajaan Banawa waktu itu, dari kekafiran kemudian menuju kepada masyarakat yang menyembah Tuhan yang Maha Kuasa,” jelas Haliadi.

Terdapat dua ajaran utama yang diwariskan oleh Syekh Lokiyah, yakni Tarekat Qadariyah dan Sulukiyah. Tarekat Qadariyah menekankan pembinaan jiwa, pengobatan spiritual, penguatan akhlak, serta pemahaman tentang keesaan Allah. Sementara Sulukiyah mengajarkan jalan mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ibadah, latihan akhlak, dan zikir.

Haliadi menuturkan ajaran tersebur diteruskan oleh murid-murid Syekh Lokiyah, antara lain Ambo Eca atau Pua Camba serta Laguliga. Rantai transmisi keilmuan itu berlanjut hingga keturunan berikutnya dan masih dapat ditelusuri dalam tradisi masyarakat setempat.

"Jadi Eca ini adalah murid langsung dari Lokia. Kemudian Eca itu menurunkan ilmunya lagi kepada Laguliga dan Laguliga ini menurunkan kepada keturunannya. Sehingga nasab silsilah keilmuan dari Syekh Lokiyah itu masih kita temukan di sana," jelasnya.

Keluarga besar berharap pemerintah daerah dapat mengkaji dan menetapkan Syekh Lokiyah sebagai tokoh yang berjasa dalam penyebaran Islam di Donggala. 

"Harapan keluarga agar penyebaran Islam di Kabupaten Donggala yang dibawa oleh Syekh Lokiyah ini benar-benar disusun berdasarkan bukti-bukti sejarah sesuai dengan yang sebenarnya. Sehingga tidak ada pengkaburan data dari penulisan sejarah itu sendiri," tuturnya.

Hingga kini, jejak Syekh Lokiyah tetap hidup dalam ingatan dan praktik keagamaan masyarakat Banawa, menjadi bagian dari sejarah Islam di Donggala.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ko Hee-jin Full Senyum, Red Sparks Akhiri Paceklik Kemenangan, Junior Megawati Hangestri Jadi Pahlawan
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Perang AS-Israel Vs Iran, Pakar Sebut Swasembada yang Diusahakan Prabowo Jadi Relevan
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Insanul Fahmi Mohon Penundaan Proses Hukum Demi Selamatkan Rumah Tangga dengan Wardatina Mawa
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Perang AS/Israel vs Iran Dikhawatirkan Berdampak Riil ke Ekonomi Indonesia
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cak Nun Ungkap Strategi Geopolitik Perang: Tak Hanya Serangan Fisik, tapi Juga Psikologis dan Keagamaan
• 8 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.