jakarta.jpnn.com - Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) mengecam keras tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu yang menyerang Iran.
"Trump dan Netanyahu layak disebut bandit peradaban dunia karena memorakperandakan hukum dan peradaban dunia," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat KB PII Nasrullah Larada, Selasa (3/3).
BACA JUGA: PP HIMMAH Dukung Prabowo-Gibran Berantas Oligarki, Jaga Kedaulatan NKRI
Menurut Nasrullah, Trump dan Netanyahu tidak layak dijadikan pemimpin. Sebab, mereka menyerang sekolah dan warga sipil di Iran.
"Apa yang Trump dan Netanyahu lakukan, yang berbuntut perang di Timur Tengah jadi berkepanjangan, adalah melakukan kejahatan peradaban," tutur Nasrullah.
BACA JUGA: Ketum GPA: Isu Kapolri Membangkang Presiden Prabowo Adalah Rekayasa Opini, Polri Sedang Diserang
Nasrullah meminta PBB untuk memberi sanksi moral kepada kedua penjahat perang dan perusak moral dunia itu.
"Trump dan Netanyahu layak disebut bandit peradaban dunia," tegas Nasrullah.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Punya Bukti Pedemo Rusuh Dikendalikan Asing
Ketum KB PII itu menyerukan kepada negara Islam di Timur Tengah bersatu menolak segala bentuk pembunuhan massal melalaui penyerbuan massal oleh Trumph dan Netanyahu.
"Negara-negara Islam harus bersatu memberikan pelajatan kepada Trump dan Netanyahu," kata Nasrullah.
Nasrullah juga berpendapat serangan Iran ke berbagai pangkalan militer AS di beberapa negara Timur Tengah sangat konstitusional dan sah dari sisi hukum internasional.
Begitu juga dengan serangan militer Iran ke posisi strategis Israel.
“Trump dan Israel jelas-jelas melanggar hukum dan merusak tatanan negara internasional,” ujarnya. (jos/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ragil




