VIVA – Drama panas tersaji di Jakarta International Stadium saat Persija Jakarta harus puas berbagi angka 2-2 dengan Borneo FC Samarinda dalam lanjutan Super League 2025/2026, Selasa 3 Maret 2026.
Bermain di tengah atmosfer Ramadan, kedua tim tampil ngotot demi misi merapatkan jarak dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung. Sejak awal laga, tensi sudah terasa tinggi.
Macan Kemayoran langsung tancap gas. Menit ke-12, Allano mengancam lewat skema umpan Alaedine Ajaraie. Namun refleks Nadeo Argawinata masih terlalu sigap.
Enam menit berselang, Maxwell Souza punya peluang emas setelah menerima bola daerah. Sayang, penyelesaian akhir striker Brasil itu melambung dan membuat Jakmania terdiam.
Borneo yang awalnya kesulitan keluar dari tekanan mulai menemukan ritme. Peluang terbaik datang lewat Alberdi Obieta di menit ke-35, tetapi Andritany Ardhiyasa tampil gemilang menjaga gawangnya tetap perawan di babak pertama.
Babak kedua baru berjalan dua menit, stadion bergemuruh. Crossing Dony Tri Pamungkas disambut Alaedine Ajaraie sebelum disambar Gustavo Almeida. Gol! Persija unggul 1-0.
Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Menit ke-62, Juan Villa melepaskan roket jarak jauh yang tak mampu dijangkau Andritany. Skor berubah 1-1.
Persija tak tinggal diam. Tekanan demi tekanan memaksa lini belakang Borneo bekerja ekstra. Komang Teguh melakukan penyelamatan di garis gawang pada menit ke-72, sementara Nadeo kembali jadi tembok kokoh menepis peluang Rizky Ridho.
Menit ke-76, Fabio Calonego melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Meski sempat ditepis Nadeo, bola tetap meluncur masuk. Persija kembali memimpin 2-1. JIS kembali bergemuruh.
Saat kemenangan sudah di depan mata, petaka datang di menit-menit akhir injury time. Ikhsanul Zikrak memanfaatkan kelengahan pertahanan tuan rumah dan mencetak gol penyeimbang. Skor 2-2 tak berubah hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil ini membuat Persija gagal memangkas jarak secara maksimal di papan atas, sementara Borneo pulang dengan satu poin berharga dari ibu kota.





