Penulis: Arianto Panambang
TVRINews, Gorontalo
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Tridharma Gorontalo tetap berjalan lancar selama bulan suci Ramadan.
Meski demikian, pihak sekolah melakukan penyesuaian dalam pola penyaluran agar paket makanan dapat dibawa pulang dan dimanfaatkan sebagai menu berbuka puasa oleh para siswa.
Selama Ramadan, distribusi MBG dilakukan dengan skema khusus. Makanan yang berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak langsung dibagikan saat tiba di sekolah. Paket makanan ditahan hingga jam pulang sekolah, kemudian diserahkan kepada siswa untuk dibawa pulang.
Penyesuaian ini dilakukan seiring dengan jam belajar yang lebih singkat selama Ramadan. Waktu tersebut dimanfaatkan untuk memastikan makanan tetap dalam kondisi baik saat didistribusikan.
Skema ini dirancang agar paket MBG tetap aman, rapi, dan higienis hingga waktu berbuka tiba di rumah masing-masing siswa.
Menu yang dibagikan juga disesuaikan menjadi jenis makanan kering agar lebih tahan lama dan tidak mudah basi. Setiap paket berisi kue, buah, telur, serta susu bergizi. Komposisi menu dibuat bervariasi setiap hari guna menghindari kebosanan siswa.
Selain itu, setiap porsi MBG dilengkapi dengan informasi nilai gizi dan rincian harga sebagai bentuk transparansi. Harga resmi ditetapkan sebesar Rp15 ribu per porsi, dengan rincian Rp10 ribu untuk menu makanan dan Rp5 ribu untuk biaya operasional SPPG.
Kepala SMK Tridharma Gorontalo, Nurfajriyati Massa, mengatakan saat ini sebanyak 147 siswa menerima manfaat program tersebut. Pihak sekolah juga membentuk tim khusus untuk memeriksa kualitas makanan sebelum didistribusikan, guna menjamin kelayakan konsumsi saat berbuka puasa.
Editor: Redaksi TVRINews





