Bisnis.com, SEMARANG — Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang sangat dinantikan oleh umat islam di seluruh dunia. Bulan ini sangat dinantikan kedatangannya karena pada bulan ini Al-Quran diturunkan, pahala amal ibadah akan dilipatgandakan, pintu surga dibuka.
Menjadi bulan yang suci dan penuh berkah, bulan Ramadan bisa menjadi waktu yang tepat bagi umat islam untuk memperbaiki diri dengan meningkatkan ketaqwaan dan mendekatkan diri dengan Allah SWT.
Selain mendapatkan kenikmatan berupa pahala amal ibadah yang dilipatgandakan, umat islam yang menunaikan ibadah puasa juga akan diberikan kenikmatan lainnya berupa doa-doa yang dipanjatkan tidak akan ditolak.
Saat Ramadan, umat islam dianjurkan untuk berdoa pada waktu-waktu yang mustajab. Waktu mustajab merupakan momen-momen istimewa di mana doa umat islam memiliki kesempatan sangat tinggi untuk dikabulkan oleh Allah SWT. Jangan sampai salah, berikut ini empat waktu yang paling mustajab untuk memanjatkan doa selama bulan suci Ramadan.
1. Waktu Sahur
Kegiatan sahur merupakan sunnah yang biasa dilaksanakan untuk mempersiapkan diri sebelum berpuasa penuh sepanjang hari. Tak hanya untuk mempersiapkan diri, waktu sahur juga menjadi waktu yang paling mustajab untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT. Selain itu, dalam riwayat shahih, Rasulullah SAW bersabda:
“Rabb kita turun ke langit dunia pada sepertiga malam yang terakhir di setiap malamnya kemudian berfirman; orang yang berdoa kepadaKu akan kukabulkan, orang yang meminta sesuatu kepadaKu akan kuberikan, orang yang meminta ampunan dariku akan kuampuni.” (HR. Bukhari 1145 dan Muslim 758)
2. Waktu Sepanjang Berpuasa
Pada bulan suci Ramadan, seluruh umat islam akan menunaikan ibadah puasa. Kegiatan berpuasa ini akan dilaksanakan sepanjang hari. Waktu sepanjang berpuasa disebut menjadi salah satu waktu yang paling mustajab untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Pernyataan ini diperkuat dengan sebuah hadist, di mana Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang berpuasa doanya tidak akan tertolak.
ﺛَﻼَﺛَﺔٌ ﻻَ ﺗُﺮَﺩُّ ﺩَﻋْﻮَﺗُﻬُﻢُ ﺍﻹِﻣَﺎﻡُ ﺍﻟْﻌَﺎﺩِﻝُ ﻭَﺍﻟﺼَّﺎﺋِﻢُ ﺣَﺘَّﻰ ﻳُﻔْﻄِﺮَ ﻭَﺩَﻋْﻮَﺓُ ﺍﻟْﻤَﻈْﻠُﻮﻡِ
“Ada tiga do'a orang yang tidak tertolak, doa pemimpin yang adil, doa orang yang berpuasa sampai ia berbuka, dan dao orang yang terzhalimi." (HR. At Tirmidzi 2528 dan Ibn Majah 1752)
3. Waktu Berbuka Puasa
Setelah berpuasa sepanjang hari, saat terbenamnya matahari umat islam akan bersiap melaksanakan kegiatan berbuka puasa. Pada waktu ini, biasanya umat islam akan disibukkan untuk menyiapkan makanan dan minuman untuk membatalkan puasa. Selain menjadi waktu yang dinantikan untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga setelah berpuasa, waktu berbuka puasa juga menjadi waktu yang paling mustajab untuk berdoa.
Dalam hadist riwayat Ibnu Majah, disebutkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda
“Sesungguhnya orang yang berbuka puasa memiliki doa yang tidak tertolak pada saat berbuka ” (HR. Ibnu Majah).
4. Waktu Malam Lailatul Qadar
Pada bulan suci Ramadan, umat islam juga akan menyambut malam istimewa yang hadir pada 10 hari terakhir Ramadan. Malam istimewa tersebut adalah malam lailatul qadar. Malam ini disebut istimewa karena Allah SWT menegaskan bahwa Al-Quran diturunkan pada malam tersebut, sehingga malam lailatul qadar disebut sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Periode 10 hari terakhir, khususnya waktu malam lailatul qadar menjadi waktu berikutnya pada bulan Ramadan yang paling mustajab untuk berdoa. Dalam surah Al-Qadr ayat 3 dan 4, Allah SWT telah menegaskan firman yang berbunyi
“(3) Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan; (4) Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan ”.





