PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyiapkan penambahan armada dan penyesuaian rute selama libur Lebaran Idul Fitri. Fokus utama adalah destinasi wisata dan titik krusial arus mudik–balik.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan lonjakan penumpang biasanya terjadi pada hari kedua dan ketiga Lebaran, terutama ke kawasan wisata seperti Ragunan.
“Penambahan armada di titik-titik krusial terutama di tempat-tempat objek wisata. Yang selalu ramai itu biasanya Ragunan,” ujar Welfizon, Selasa (3/3).
Rute Direct ke Ragunan DisiapkanTransjakarta tengah mengkaji pembukaan kembali rute langsung ke Ragunan, termasuk opsi dari Koridor 13 (Ciledug) menuju Ragunan tanpa transit.
Koordinasi dilakukan dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memastikan kesiapan operasional.
Selain Ragunan, penguatan armada juga disiapkan untuk rute menuju:
Ancol
Taman Mini Indonesia Indah (TMII)
Pantai Indah Kapuk (PIK)
Penambahan armada bersifat fleksibel karena secara total permintaan pada Lebaran biasanya menurun di sebagian rute reguler.
Antisipasi Lonjakan di Terminal dan StasiunTransjakarta juga mengantisipasi lonjakan penumpang di terminal besar seperti Pulo Gebang saat arus mudik dan arus balik.
Rencana yang disiapkan antara lain:
Rute khusus saat arus balik
Perpanjangan jam operasional
Penambahan armada pada malam hari
Layanan menuju Stasiun Pasar Senen dan titik transportasi utama lainnya juga akan diperkuat.
Kejar Rute Baru Blok M–BandaraUntuk mendukung mobilitas pemudik, Transjakarta menyiapkan layanan ke Bandara Soekarno-Hatta menggunakan armada MetroTrans (bus oranye low entry) agar memudahkan penumpang membawa koper.
Saat ini sudah ada rute SH1 (Kalideres–Bandara). Rute baru SH2 dari Blok M ke Bandara tengah dikebut agar bisa beroperasi sebelum Lebaran.
Rutenya akan melintasi Sudirman, Semanggi, kawasan MPR/DPR, lalu masuk tol menuju bandara.
“Targetnya ini buat mudik, jadi sebelum Lebaran ini kita lagi kejar,” kata Welfizon.





