tvOnenews.com — Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Keputusan itu mencuat setelah Iran diserang Amerika Serikat dan Israel. Serangan tersebut mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas pada Sabtu (28/2/2026) bersama sejumlah pejabat pemerintahan lainnya.
Iran yang berjulukan Team Melli sejatinya tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Mereka dijadwalkan dua kali bertanding di Los Angeles dan sekali di Seattle, Amerika Serikat.
- Timnas Indonesia
Iran memastikan tiket ke putaran final usai menjadi juara Grup A putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Mereka mengungguli Uzbekistan, Uni Emirat Arab, Qatar, Kirgistan, serta Korea Utara. Uzbekistan sebagai runner-up juga lolos ke putaran final.
Jika Iran benar-benar mengundurkan diri, sejumlah pihak mulai berspekulasi mengenai calon penggantinya. Dua tim yang disebut paling berpeluang adalah Irak dan Uni Emirat Arab.
Irak dinilai unggul karena menjadi wakil AFC di babak play-off antarkonfederasi menghadapi salah satu dari Bolivia atau Suriname.
Sementara itu, UEA merupakan tim yang dikalahkan Irak dengan agregat 2-3 dalam dua leg putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Putaran kelima tersebut menjadi jalur menuju play-off antarkonfederasi.
UEA juga tercatat sebagai tim peringkat ketiga terbaik di Grup A putaran ketiga setelah Iran dan Uzbekistan.
- instagram timnas indonesia
Lalu bagaimana peluang Timnas Indonesia? Rasanya sulit jika skuad Garuda disebut memiliki kans menggantikan Iran.
Timnas Indonesia tidak berada satu grup dengan Iran pada babak kualifikasi, sehingga tidak memiliki korelasi langsung dalam jalur tersebut.
Selain itu, Indonesia telah tersingkir pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia sebagai juru kunci di bawah Arab Saudi dan Irak.
Arab Saudi sendiri sudah mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 usai menjadi juara Grup B putaran keempat kualifikasi.
Saat ini, fokus armada asuhan John Herdman adalah menjalani agenda sepanjang tahun ini.




