JAKARTA, KOMPAS.TV – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono mengaku dirinya telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran dan menyampaikan sikap Indonesia.
Sugiono menyampaikan hal itu seusai pertemuan dengan Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.
Sebagai informasi, Prabowo mengundang Presiden dan Wakil Presiden RI terdahulu, petinggi partai politik, dan sejumlah tokoh ke Istana pada Selasa malam.
Dalam pertemuan tersebut, hadir Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono; Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi); mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla; mantan Wakil Presiden RI, Boediono; serta sejumlah tokoh lain.
Baca Juga: Diserang AS-Israel, Iran Sasar Kantor PM Netanyahu & Rilis Serangan Rudal Jarak Dekat ke UEA
“Tadi ditanya, ya saya juga sudah beromunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran, beliau menelepon saya dan menjelaskan posisi Iran,” kata Sugiono kepada wartawan, seperti dikutip dari Breaking News Kompas TV.
“Tentu saja kami menyampaikan juga sikap Indonesia bahwa kita menyesalkan rundingan yang terjadi kemudian gagal, yang berakibat pada terjadinya eskalasi,” lanjutnya.
Dalam komunikasinya, lanjut Sugiono, ia juga menekankan prinsip Indonesia terhadap integritas wilayah dan kedaulatan suatu negara.
“Kemudian kita juga menekankan lagi prinsip-prinsip penghormatan kita terhadap integritas wilayah, terhadap kedaulatan wilayah suatu negara, kemudian kita juga menekankan kembali pentingnya untuk kembali ke meja rundingan,” tuturnya.
Baca Juga: Menlu Sugiono Tegaskan Peran RI di Dewan Perdamaian dan ISF Saat Bertemu Menlu Palestina di Jenewa
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- menteri luar negeri
- menlu
- sugiono
- iran
- perang iran





