AS Tak Evakuasi Warganya dari Israel, Negara Lain Bergerak Cepat Pulangkan Warganya Masing-Masing

kompas.tv
14 jam lalu
Cover Berita
Petugas penyelamat dan personel militer meninjau lokasi kejadian yang terkena dampak langsung sehari setelah rudal Iran menghantam Tel Aviv, Israel, Minggu, 1 Maret 2026. (Sumber: AP Photo/Oded Balilty)

YERUSALEM, KOMPAS.TV — Di tengah eskalasi perang Iran-AS yang memicu serangan rudal ke Israel dan sejumlah negara Teluk, Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem menyatakan tidak dalam posisi untuk mengevakuasi warganya.

Warga AS diminta menyusun rencana keamanan sendiri jika ingin keluar dari Israel.

Berbeda dengan AS, sejumlah negara lain langsung menggelar evakuasi.

Sementara itu, Indonesia memilih pendekatan perlindungan aktif dan pemantauan intensif terhadap WNI di kawasan.

Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee menegaskan, Kedutaan tidak dapat membantu proses evakuasi langsung.

Baca Juga: Terbaru! Rekaman Detik-Detik Serangan Israel ke Pasukan dan Peluncur Rudal Iran

“Kedutaan Besar AS saat ini tidak dalam posisi untuk mengevakuasi atau secara langsung membantu warga Amerika untuk meninggalkan Israel,” tulis Huckabee di X dikutip dari Associated Press.

Dalam Security Alert tertanggal 2 Maret 2026, Kedutaan Besar AS di Yerusalem menyatakan seluruh pegawai pemerintah AS dan keluarga mereka diperintahkan tetap berlindung di tempat (shelter in place) hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Kedutaan menyebut Kementerian Pariwisata Israel mengoperasikan shuttle ke Taba Border Crossing (Mesir). 

Namun Kedutaan menegaskan tidak memberikan rekomendasi dan tidak menjamin keselamatan warga yang memilih opsi tersebut.

Penumpang dapat menuju Eilat lalu melanjutkan ke Yitzhak Rabin Border Crossing menuju Yordania. 

Titik kumpul bus disediakan di Herzliya, Haifa, Yerusalem, dan Tel Aviv.

Perlintasan Taba disebut beroperasi 24 jam, namun kondisi keamanan bisa berubah sewaktu-waktu.

Opsi penerbangan dari Mesir dan Yordania terbatas.

Baca Juga: Terungkap! Kesalahan Fatal Iran Diduga Picu Tewasnya Ayatollah Ali Khamenei

Kedutaan juga mengingatkan potensi serangan mortir, roket, dan drone tanpa peringatan. 

Warga diminta mengetahui lokasi bunker terdekat, memantau sirene “red alert”, serta menghindari kerumunan dan area dengan pengamanan ketat.

Negara Lain Bergerak Cepat Evakuasi Warga

Sementara itu, sejumlah negara mengambil langkah berbeda yang langsung melakukan evakuasi terhadap warganya.

Bulgaria mengevakuasi sekitar 300 warganya dari Oman dan menyiagakan hingga delapan pesawat untuk repatriasi.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • evakuasi warga Israel
  • Kedubes AS Israel
  • evakuasi Timur Tengah
  • perang Iran Israel
  • warga AS di Israel
  • Bulgaria evakuasi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Keseruan Ngabubulight di M Bloc Space Jakarta oleh Light+ by Wardah
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Sisik Trenggiling Diselundupkan 3 Ton, BKSDA: 1 Kg Butuh 4–6 Ekor Trenggiling
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Bandar Ganja di Bekasi Ngaku Jual Kopi ke Orangtua, Edarkan Narkoba Lewat Instagram
• 19 jam lalukompas.com
thumb
BI Tetapkan Maksimal Penukaran Uang Baru Rp 5,3 Juta per Orang
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mengulas Calon Bintang Timnas Indonesia U-20 di Piala AFF U-20 2026: Calon Mesin Gol Layak Dinanti!
• 10 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.