Menlu Siapkan Skema Evakuasi WNI dari Iran Lewat Azerbaijan

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengugnkapkan, Kementerian Luar Negeri sedang mengatur proses evakuasi bagi 15 warga negara Indonesia (WNI) di Iran yang ingin dievakuasi.

Sugiono membuka peluang evakuasi dilakukan lewat Baku, Azerbaijan, karena jalur udara di Iran masih ditutup.

"Kan ini ruang udara juga lagi tertutup. Kalau misalnya evakuasi dari Teheran itu mereka harus dibawa ke Baku. Dari Tehran ke Baku itu 10 jam perjalanan," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3/2026) malam.

Baca juga: Pemerintah Akan Evakuasi 15 Orang WNI dari Iran

Menurut Sugiono, proses evakuasi memakan waktu panjang sehingga harus dipersiapkan dengan matang.

"Itu kan perlu dihitung dulu dong logistiknya, terus orangnya cukup sehat atau tidak, dan segala macam dan segala macam. Jadi enggak bisa hari ini mau evakuasi langsung detik itu juga kita geser ya," ucap dia.

Oleh karena itu, Sugiono belum memastikan kapan evakuasi dilakukan.

"Ya ini lagi diatur lah waktunya kapannya," kata Sugiono.

Baca juga: Prabowo Telepon Pemimpin Negara-negara Teluk Usai AS-Israel Serang Iran

Tak semua WNI mau dievakuasi

Lebih lanjut, Sugiono juga sudah memerintahkan Duta Besar (Dubes) RI di Teheran untuk menyiapkan langkah evakuasi bagi WNI yang ingin dievakuasi pulang ke Indonesia.

Sugiono mengatakan, tidak semua WNI yang ada di wilayah terdampak ingin dievakuasi, sejauh ini baru ada 15 WNI di Iran yang meminta dipulangkan.

"Dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak, tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut," kata Sugiono.

Sugiono melanjutkan, selain 15 orang WNI di Iran itu, belum ada WNI lain di negara terdampak konflik lainnya yang meminta dievakuasi.

Baca juga: Menlu Sugiono Komunikasi ke Iran dan AS soal Prabowo Siap Jadi Mediator, Apa Hasilnya?

Namun, ia menegaskan bahwa pemerintah akan menindaklanjuti permintaan WNI jika mereka ingin dievakuasi ke Indonesia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Yang minta evakuasi kita evakuasi, ya kan enggak mungkin orang yang enggak mau kita pindahin kita pindah-pindahin," tutur Sugiono.

"Di Qatar, Uni Emirat Arab, di Bahrain. Belum ada yang ingin untuk dievakuasi. Ini yang 15 (di Iran) yang sudah menyatakan kesediaan (dievakuasi)," imbuh dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
UNIFIL Sebut Israel Langgar Resolusi PBB dengan Masuk ke Lebanon
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Aniaya Pencuri Labu Siam hingga Tewas, Warga Cianjur Jadi Tersangka
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pertemuan Prabowo dengan Para Mantan Presiden Dinilai PSI Cerminkan Kepemimpinan Rendah Hati dan Inklusif
• 8 menit lalupantau.com
thumb
Hasil Lengkap Hari Pertama Wakil Indonesia di All England 2026
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Iran Ancam Serang Setiap Kapal yang Lintasi Selat Hormuz
• 4 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.