Di Hadapan Mantan Presiden, Wapres, dan Tokoh Nasional, Prabowo Bahas Konflik Iran

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan Presiden Prabowo Subianto memaparkan perkembangan geopolitik terkini konflik Iran-Amerika Serikat-Israel.

Pemerintah disebut menyiapkan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi potensi dampak konflik, terutama terkait sektor energi, dan stabilitas nasional.

BACA JUGA: Penjelasan Menlu Era Megawati dan SBY soal Pertemuan dengan Prabowo, Nasib BoP

Hal itu dibahas dalam pertemuan Prabowo dengan mantan Presiden, Wakil Presiden, eks Menteri Luar Negeri, hingga Ketua Umum Partai Politik.

“Bapak Presiden menjelaskan berbagai hal terkait perkembangan geopolitik dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika global, khususnya dalam konteks energi dan beberapa persoalan lain” ujar Bahlil, di Istana Negara, pada Selasa (3/3).

BACA JUGA: Prabowo Sebaiknya ke Washington, Mengingatkan Donald Trump untuk Setop Perang

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan Prabowo guna memastikan Indonesia mampu mengantisipasi dampak global demi menjaga keamanan dan kepentingan nasional.

"Prinsipnya, kami dari partai politik sangat memahami posisi yang dilakukan Bapak Presiden dan kesiapan langkah-langkah untuk mengantisipasi situasi ini," kata dia.

BACA JUGA: Sambut Fasilitas Modern KNMP Banyuwangi, Nelayan: Terima Kasih, Pak Prabowo

Sementara itu, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf menuturkan bahwa Prabowo juga menyinggung kesiapan Indonesia menghadapi potensi krisis, termasuk ketahanan pangan, energi, serta pentingnya soliditas elite nasional.

“Intinya bagaimana kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang kesiagaan pangan, kesiagaan energi, dan dialog elite. InsyaAllah beliau sendiri akan menyampaikan sikap resmi kepada publik,” jelasnya.

Selain isu Iran, Prabowo turut menjelaskan perkembangan terkait Dewan Perdamaian (Board of Peace).

Prabowo disebut menyampaikan bahwa Board of Peace mungkin bukan pilihan ideal. Namun dinilai sebagai opsi paling realistis untuk mendorong perdamaian jangka panjang di Palestina.

“Dari penjelasan Pak Prabowo tentang Board of Peace itu adalah penjelasan yang mungkin telah Pak Prabowo sampaikan kepada MUI dan Ormas Islam," tutur Muzammil. (mcr4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi, SBY, hingga JK Hadiri Undangan Prabowo di Istana, Megawati Absen


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen dan Terapkan Free Float 15 Persen Mulai Maret
• 6 jam lalukompas.id
thumb
GPMS Soroti Dugaan Tambang Ilegal di Sumenep, Sejumlah Nama Diperiksa Polda Jatim
• 22 jam lalurealita.co
thumb
Tradisi Gerbang Lampu Colok Tujuh Likur Kembali Dilombakan
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Sepiring Perjumpaan dalam Lontong Cap Go Meh
• 11 menit lalukompas.id
thumb
Arab Saudi Stop Impor Unggas dan Telur dari RI, Kemendag Ungkap Penyebabnya
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.