Pengamat Desak Indonesia Mundur dari Board of Peace: BoP Menjauhkan Komitmen Kemerdekaan Palestina

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Presiden Prabowo Subianto (kanan), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (tengah), dan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban (kiri) dalam upacara penandatanganan inisiatif Board of Peace atau Dewan Perdamaian bentukan Trump dalam Pertemuan Tahunan World Economic Forum di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Sumber: AP Photo/Markus Schreiber)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM) Ririn Tri Nurhayati mendesak pemerintah keluar dari keanggotaan Board of Peace (BoP) buntut serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran.

Sebab, kata dia, Board of Piece bentukan Presiden AS Donald Trump itu justru menjauhkan komitmen untuk kemerdekaan Palestina.

"BoP justru menjauhkan komitmen untuk kemerdekaan Palestina. Oleh karena itu, sudah saatnya kita mendesak pemerintah untuk keluar dari Board of Peace," kata Ririn dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Rabu (4/3/2026).

Dalam keterangannya, Ririn juga menanggapi keinginan Presiden Prabowo Subianto yang menawarkan diri menjadi mediator bagi Amerika Serikat-Israel dengan Iran.

Menurut Ririn, Indonesia memang memiliki sejarah dan juga diakui sebagai mediator di beberapa konflik di Internasional.

Baca Juga: AS-Israel Serang Iran, Pengamat: Dampak Kemanusiaan dan Krisis di Timur Tengah Akan Semakin Parah

Namun, pemerintah harus meresfleksikan diri dalam konflik AS-Israel dengan Iran karena saat ini Indonesia sudah bergabung dalam Board of Peace.

“Untuk situasi yang sekarang, kita harus secara kritis merefleksikan sekarang kita ada di mana, karena dengan saat ini kita berada di BoP membuat independensi Indonesia sudah tergerus begitu,” ucap Ririn.

“Karena keberadaan kita dalam BoP, membuat kita dalam situasi sulit. Alih-alih kita konsisten dengan semangat untuk perdamaian, menghormati hukum internasional dan sebagainya. Kemudian sebagai pihak yang netral, kalau kemudian ingin menjadi mediator harusnya kita bisa menjadi pihak yang netral dan dapat diterima oleh kedua belah pihak.”

Di sisi lain, Ririn mempertanyakan, apakah mungkin Amerika Serikat sebagai negara super power yang ingin mengganti rezim di Iran dan mengukuhkan dominasinya di Timur Tengah mau mendengarkan Indonesia.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • board of peace
  • indonesia
  • bop
  • komitmen kemerdekaan palestina
  • bop dan komitmen perdamaian
  • komitmen board of peace
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasien Kronis Masuk Kategori Disabilitas, Layanan Tambahan Perlu Diberikan
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Frigat Iran Tenggelam di Samudra Hindia, 30 Pelaut Dievakuasi AL Sri Lanka
• 35 menit lalukumparan.com
thumb
Penyaluran KUR untuk Penyintas Bencana Sumatera Tembus Rp12,23 T
• 18 jam laludetik.com
thumb
Pendapatan Terkoreksi, Jasa Marga (JSMR) Catat Core Profit Rp3,7 Triliun
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK karena Jual Beli Jabatan di Puskesmas dan RSUD? Unggahan @wiradesainfo Bikin Heboh!
• 20 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.