OJK: Pegadaian, Asuransi, hingga Pasar Modal Kepri Tumbuh Positif

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BATAM -  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja sektor pegadaian, perusahaan pembiayaan, asuransi, hingga pasar modal di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2025.

Kepala OJK Kepri Sinar Dananjaya mengatakan di sektor pegadaian, aset tumbuh 12,8% menjadi Rp312 miliar, sementara pinjaman meningkat 10% menjadi Rp231 miliar. Jumlah perusahaan gadai di Kepri juga bertambah dari 17 perusahaan pada 2024 menjadi 18 perusahaan pada 2025.

“OJK menargetkan pada 2026 akan menerbitkan lebih banyak izin perusahaan gadai serta mendorong usaha gadai yang belum berizin agar segera menjadi perusahaan gadai legal,” ujar Sinar di Batam.

Di sektor perusahaan pembiayaan, kinerja juga tumbuh 11,03% dengan rasio pembiayaan bermasalah (Non-Performing Financing/NPF) yang tetap rendah, yakni 1,08%.

Sementara itu, pada sektor asuransi, premi asuransi jiwa tercatat Rp1,55 triliun atau naik tipis 0,02%. Nilai klaim justru turun signifikan sebesar 23,82%.

Pada asuransi umum, premi meningkat dari Rp884 miliar menjadi Rp1,1 triliun atau tumbuh 27,76%. Di saat yang sama, nilai klaim turun 44% menjadi Rp228 miliar.

Baca Juga

  • OJK Kepri Terima 280 Laporan Pinjol Ilegal sepanjang 2025
  • Profil 20 Kandidat Petinggi OJK yang Lolos Seleksi Administratif
  • Dua Nama dari Danantara Lolos Seleksi Administratif Calon Petinggi OJK

Menurut Sinar, penurunan klaim dan pertumbuhan premi mencerminkan kondisi industri asuransi yang relatif stabil dengan tingkat risiko yang terjaga.

Di sektor pasar modal, pertumbuhan tercatat paling signifikan. Nilai transaksi saham di Kepri melonjak 256 persen dari sekitar Rp2 triliun pada 2024 menjadi Rp7,39 triliun pada 2025. Jumlah investor pasar modal juga meningkat menjadi 483 ribu investor atau naik 38,39 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Mayoritas investor berasal dari Batam sebanyak 334.801 investor, disusul Tanjungpinang dan Karimun.

“Lonjakan transaksi dan jumlah investor menunjukkan minat masyarakat Kepri terhadap investasi pasar modal terus meningkat,” kata Sinar.

OJK berharap tren positif di seluruh sektor jasa keuangan tersebut dapat memperkuat stabilitas sistem keuangan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kepri yang lebih inklusif dan berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perang Meluas! Israel Kirim Pasukan ke Lebanon Selatan Lawan Hizbullah
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Praperadilan Tannos Tak Diterima PN Jaksel, KPK: Bukti Proses Penyidikan Sah
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Coppa Italia: Tampil Dominan, Como Ditahan Inter Milan di Semifinal Leg 1
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
OJK Kejar 75% Emiten Penuhi Ketentuan Free Float Sebesar 15%
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Iran Tutup Selat Hormuz akibat Perang, ALFI: Biaya Logistik Global Bisa Melonjak 30 Persen
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.