JAKARTA, DISWAY.ID-- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan bahwa gempa bumi berkekuatan 6,4 magnitudo yang dirasakan provinsi Aceh dan Sumatera Utara tidak akan terjadi tsunami.
Sebab, gempa bumi yang mengguncang dua wilayah tersebut berpusat di laut pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 11.56 WIB.
BACA JUGA:Cak Imin: Pemda Jadi Motor Utama Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Nasional
BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Hari Ini 4 Maret 2026 Lengkap Sinopsis, Bakal Tayang Film Kisah Nyata
Hal tersebut dapat dipastikan usai BNPB menerima laporan dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB.
Menurut data yang dihimpun oleh Pusdalops BNPB, tempat terjadinya gempa bumi terjadi di tiga wilayah, yakni Kabupaten Simeuleu (Aceh), Kabupaten Nia Utara dan Kabupaten Gunungsitoli (Sumatera Utara).
"Pusat gempa berada di sekitar 61 kilometer Tenggara Sinabang, Aceh, 112 kilometer Barat Laut Nias Utara, 147 kilometer Barat Laut Gunungsitolu, 305 kilometer Barat Daya Medan dan 1459 kilometer Barat Laut Jakarta," jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resmi dikutip pada Rabu, 4 Maret 2026.
Selain itu, Guncangan gempa di rasakan kuat selama kurang lebih 3 hingga 10 detik di tiga wilayah tersebut.
BACA JUGA:Jual Miras Golongan A Tanpa Izin, Pemprov DKI Segel Otlet Ritel HMI di Jakarta Barat
BACA JUGA:Siapa Pemilik Paduppa Resort Bulukumba? Penginapan yang Hangus Terbakar Hingga Tewaskan Korban Jiwa
Dampak getaran menyebabkan kepanikan di kalangan masarakat, yang sebagian memilih keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Pasca kejadian ini, BPBD setempat sedang melakukan monitoring, kaji cepat dan penanganan darurat di lapangan.
BNPB mengimbau agar masyarakat tetap tenang, waspada gempa susulan dan menjauhi bangunan terdampak.
"Segera melaporkan kondisi sekitar ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat atau dapat menghubungi call center 117," pungkas dia.





