Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah menyusul konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang berdampak pada dinamika penerbangan. Pemerintah memastikan kepulangan jemaah umrah ke Tanah Air tetap berjalan aman dan terkoordinasi.
Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff menyatakan bahwa pihaknya telah berkoodinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, otoritas imigrasi, asosiasi travel, hingga maskapai penerbangan.
Baca Juga :
120 Jemaah Umrah Asal Solo Sempat Tertahan di Arab SaudiKantor Urusan Haji di Jeddah juga menurunkan tiga tim yang bertugas secara bergantian di terminal keberangkatan Bandara King Abdul Aziz untuk mendampingi dan memastikan kebutuhan informasi para Jemaah terpenuhi.
Baca Juga :
Iran Lepaskan Rudal Hipersonik ke Israel, Targetkan Fasilitas MiliterSementara itu, kondisi Mekah dan Madinah dilaporkan kondusif dan jemaah masih dapat menjalankan ibadah dengan lancar.
Sumber: Kementerian Haji dan Umrah




