Semangat Nenek Ros di Medan Jual Mainan Agar Tak Merepotkan Anak

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Di depan tembok sekolah, terlihat seorang lansia duduk sambil menunggu anak-anak sekolah dasar (SD) keluar dan melihat dagangannya. Beralaskan spanduk, mainan-mainan itu disusunnya dengan rapi.

Lansia itu bernama Ros Manidar (68 tahun). Ia menjual berbagai mainan untuk anak-anak SD mulai dari harga Rp 1.000 hingga Rp 20.000. Mainan-mainan yang dijual nenek itu beragam, di antaranya puzzle, kalung, gelang, slime, dan lain-lain.

Ros sudah berjualan mainan sejak 10 tahun lalu. Ia tetap semangat menjalani hidup dan mencari uang karena tidak ingin merepotkan anak-anaknya.

Ros memiliki lima anak yang sudah menikah. Anak-anaknya sempat melarangnya berjualan, tetapi ia tetap berusaha mendapatkan uang jika ingin membeli barang yang diinginkannya.

"Ngapain mamak jualan lagi, kata anak. Daripada di rumah saja, nanti penyakit datang. Jadi ikut kegiatan. Enggak mungkin minta sama anak. Lagi sehat, biarlah berusaha. Malu aku minta-minta sama anak, nanti ingin beli sesuatu (barang) begitu," kata Ros saat berbincang dengan kumparan, Rabu (4/3).

Ia mendapatkan hasil jualan sekitar Rp 80.000 per hari. Suaminya yang berusia 73 tahun sudah tidak bisa berjalan karena pinggangnya lemah, sehingga Ros terpaksa menggantikan peran suaminya untuk mencari nafkah.

"Yang cari uang ibu, bapak pinggangnya sudah sakit-sakitan. Jalan enggak bisa lagi," ucap Ros.

Lansia itu berjalan kaki dari rumahnya pukul 06.30 WIB sambil membawa barang dagangannya dalam kantong plastik berwarna hitam. Rumahnya dekat dengan sekolah sehingga ia masih sanggup menempuh perjalanan dengan berjalan kaki. Ia pulang ketika para siswa juga pulang sekolah sekitar pukul 10.00 WIB.

Respons anak-anak sekolah pun senang ketika Nenek Ros berjualan. Mainan yang dijualnya memang disukai para siswa, salah satunya slime dengan harga Rp 1.000.

"Iya, anak-anak senang. Kata mereka, 'Nenek jualan lagi?'" tutup Ros.

Dengan penghasilan Rp 80.000 per hari, Ros bersama suami dan satu anaknya yang masih tinggal bersamanya harus mencukupi kebutuhan hidup.

Ia tidak ingin meminta-minta di pinggir jalan karena masih kuat untuk berusaha mencari uang sendiri.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rezim Iran Berjuang Mati-matian, Pakar : Perang Bisa Segera Berakhir
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Cara Unik Harry Styles Menghindari Penggemar
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Arus Mudik Lebaran 2026, KSOP Batam Jamin Kesiapan Armada Penyeberangan
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Bukti Potong Tak Muncul di Coretax? Ini yang Bisa Dilakukan Wajib Pajak
• 9 jam lalumedcom.id
thumb
Tony Ho Dirumorkan Segera Ambil Alih Kursi Kepelatihan PSM Makassar, Tomas Trucha Berpotensi Dirtek
• 9 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.