Permintaan emas diperkirakan terus naik, BSI pastikan stok aman

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memastikan ketersediaan stok emas dari supplier berada dalam kondisi memadai, mengantisipasi permintaan ke depan yang diperkirakan terus meningkat.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa ke depan, perseroan melihat permintaan emas masih terus meningkat.

Untuk itu, kata dia, BSI akan memastikan kesiapan dari sisi persediaan, serta edukasi nasabah agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan berorientasi jangka panjang.

“Dalam kondisi apapun, BSI selalu melakukan antisipasi atas ketersediaan stok yang memadai dari para supplier serta pengelolaan inventory management yang baik,” kata Anton.

Untuk diketahui, harga emas menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan lebih dari 50 persen dalam satu tahun terakhir.

Baca juga: Hingga Desember 2025, BSI catat penjualan emas tembus 2,18 ton

Baca juga: BSI perkuat layanan bullion bank lewat super apps BYOND

Pada Rabu (4/3), harga emas Antam berdasarkan laman Logam Mulia tercatat sebesar Rp3.045.000 per gram.

Menurut perseroan, minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi. Selain karena keunikannya, emas juga menjadi investasi yang aman dan mudah sesuai dengan prinsip syariah.

Tren investasi emas turut mendorong pertumbuhan bisnis di BSI. Kenaikan jumlah nasabah bank emas (bullion bank) di BSI dari Januari hingga Februari 2026 (year to date/ytd) naik 44 persen dan penjualan selama tahun 2026 sudah mencapai 58 persen dari total penjualan tahun 2025.

Hal ini dipicu dari multiplier effect kondisi global terkait ketegangan di Timur Tengah yang memberikan pengaruh terhadap permintaan emas seiring dengan kenaikan harga emas.

Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, BSI menyampaikan bahwa pihaknya telah memiliki inventory manajemen yang baik.

Guna memenuhi kebutuhan emas nasabah, BSI saat ini telah bekerja sama dengan beberapa supplier. Perseroan tidak menutup kemungkinan bahwa ke depannya akan menambah supplier dengan beberapa kajian dan pertimbangan penerapan manajemen risiko yang tepat.

Kemudahan pembelian emas bullion bank BSI secara real-time melalui superapps BYOND juga mendorong masyarakat membeli emas dengan aman dan mudah.

Dengan kemudahan ini, nasabah bisa melakukan pembelian dengan harga mulai dari sekitar Rp50.000. Nasabah juga dapat melakukan transfer saldo emas (gramase) ke sesama rekening BSI Emas.

Selain itu, nasabah yang ingin mencetak emasnya juga dapat mengajukan melalui aplikasi dan melakukan pengambilan di kantor cabang yang telah dipilih.

Baca juga: BSI: Saldo emas kelolaan melesat 159,78 persen sejak awal tahun

Baca juga: BSI dapat izin bulion untuk jasa simpanan emas dari OJK


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mitsubishi Hadirkan Lebaran Campaign 2026, Beri Diskon hingga 40%
• 11 jam lalumedcom.id
thumb
Perusahaan Keluarga Terima Kontrak Rp46 Miliar, Bupati Pekalongan 'Kecipratan' Rp5,5 Miliar
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Menag Nasaruddin: Nuzulul Quran Digelar di Istana Negara
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Beras Basmati dari AS Bukan untuk Rakyat Biasa, Mentan Tegaskan Impor 1.000 Ton Tak Ganggu Swasembada
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Cek Rekening! Pencairan THR PNS dan PPPK 2026 Dimulai, Pemerintah Pastikan Pembayaran 100 Persen untuk Daya Beli Lebaran
• 16 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.