KBPP Polri Ingatkan Kapolri Adil, Tindak Tegas Oknum Bermasalah Tanpa Kompromi

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Periode 2015-2021, AH. Bimo Suryono mengatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah adil memberikan reward dan punishment terhadap anggotanya.

Beberapa hari terakhir, publik menyaksikan dua peristiwa yang menggambarkan wajah pengabdian aparat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di lapangan. 

Baca Juga :
Kakorlantas Polri Kampanyekan Keselamatan Mudik Lewat Lagu
Kotak Bertuliskan ‘Fragile’ Ternyata Isinya Sabu 102 Gram! Pria 22 Tahun Diciduk di Grogol

Dua peristiwa itu datang dari situasi yang berbeda, namun sama-sama menghadirkan refleksi penting tentang profesionalitas, keberanian, dan integritas dalam tubuh Polri.

Peristiwa pertama, kata Bimo, terjadi ketika aparat kepolisian mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa di depan Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta Selatan.

"Dalam situasi yang panas, penuh tekanan, dan sarat emosi, sejumlah anggota kepolisian tetap berdiri tenang menghadapi cacian, bentakan, bahkan kata-kata kasar dari para demonstran," kata Bimo melalui keterangan tertulis pada Rabu, 4 Maret 2026.

Kemudian, sikap menahan diri mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari Kapolri. Menurutnya, kemampuan anggota tidak terpancing provokasi bentuk kedewasaan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung masyarakat.

"Sikap Kapolri mengapresiasi anggotanya yang bertugas sudah tepat sebagai pimpinan, sehingga diharapkan dapat dicontoh oleh anggota lainnya dalam mengamankan aksi unjuk rasa secara humanis," jelas dia.

Peristiwa kedua, lanjut Bimo, Kapolres Tual, Maluku yang memimpin langsung pengamanan bersama anggotanya tetapi menjadi korban serangan dari arah demonstran.

Sebuah anak panah menancap di kaki sang Kapolres Tual. Namun, Bimo mengatakan hal yang menarik meski dalam kondisi terluka tapi Kapolres Tual tetap berada di garis depan dan terus memimpin anggotanya mengawal unjuk rasa hingga situasi berhasil dikendalikan.

"Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak hanya menghadapi kritik atau tekanan sosial, tetapi sering kali menghadapi ancaman keselamatan yang nyata," ujarnya.

Di tengah dedikasi tersebut, Bimo juga menyinggung kasus yang menyeret anggota Polri dalam dugaan keterlibatan jaringan narkoba di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kata dia, hal ini menjadi tamparan bagi institusi yang selama ini berada di garis depan pemberantasan narkoba.

"Peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa di dalam institusi sebesar Polri selalu ada dua sisi yang berjalan bersamaan, yaitu pengabdian yang tulus dari mayoritas anggota, dan penyimpangan yang dilakukan segelintir oknum," ungkapnya.

Baca Juga :
MK Pangkas Pasal Obstruction of Justice, Ini Respons Polri
Heboh 30 Kg Sabu Disebut Meleleh karena Panas, Begini Kata Polri
Seskab Teddy: THR ASN, TNI-Polri Cair 100%, Swasta Dilarang Nyicil!

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Delpedro Izin Hakim Hadiri Doa Bersama Jelang Vonis: Biar Jalur Langit, Majelis
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Kejagung Masih Pelajari soal Vonis Bebas Tian Bahtiar Cs
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Presiden Prabowo Galang Persatuan Elite Hadapi Ketidakpastian Global
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Paloh Ungkap Prabowo Pastikan RI Tetap di Board of Peace
• 21 jam laludetik.com
thumb
Bupati Pekalongan Bantah Di-OTT KPK: Siapa yang Jahat Akan Dibalas Allah
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.