Gubernur Jateng Bantah Pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Tegaskan tak Tahu Soal OTT

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi membantah pernyataan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq perihal operasi tangkap tangan (OTT) yang menjeratnya. Saat diwawancara awak media di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (4/3/2026), Fadia menyampaikan bahwa dia ditangkap penyidik KPK saat tengah bersama Luthfi.

Luthfi mengungkapkan, pada Senin (2/3/2026) malam, dia memang sempat menerima kunjungan beberapa bupati dan wakil bupati yang menemuinya di kediamannya di Kota Semarang, termasuk Fadia Arafiq.

Baca Juga
  • AHY Salurkan Hasil Lelang Lukisan SBY untuk Masyarakat Singkawang
  • Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok 30 Teman dan Seniornya Hingga Hidung Patah dan Gegar Otak
  • Gandeng Dompet Dhuafa, Mowilex Salurkan 1.000 Paket Bantuan ke Aceh

Menurut Luthfi, pertemuan tersebut membahas tentang perkembangan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya masing-masing. Pembahasan tersebut berkaitan pula dengan akan digelarnya rapat koordinasi pelaksanaan MBG di Gedung Gradhika Bakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng, pada keesokan harinya atau Selasa (3/3/2026). Luthfi mengundang seluruh bupati/wali kota di Jateng untuk hadir dalam rakor tersebut.

Dalam pertemuan dengan Luthfi pada Senin malam, Fadia memohon izin tak bisa menghadiri rakor MBG sebagaimana yang sudah diagendakan. Luthfi mengatakan, tak ada pembahasan lain di luar hal tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Tidak tahu kalau ada OTT dan sebagainya. Tahunya paginya setelah ada OTT itu," ujar Luthfi dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, OTT terhadap Fadia Arafiq harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pejabat di Jateng. "Ini menjadi pembelajaran bagi seluruh bupati/wali kota, termasuk kita, termasuk seluruh ASN tempat kita, untuk menciptakan clear dan good government di wilayah kita agar tak melanggar hukum," kata Luthfi.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Akses Jalan di Palu Terputus Akibat Banjir
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pembatasan Akses Jembatan Kampung Kramat Cipayung Diberlakukan, Hanya Sepeda Motor yang Diizinkan Melintas
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Rupiah Melemah di Tengah Surplus Neraca Dagang dan Gejolak Timur Tengah
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Demo di Kantor Kemnaker, Buruh Diajak Masuk untuk Audiensi
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Produksi Kue Lebaran Jadi Sarana Terapi Difabel Intelektual
• 13 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.