Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!

suara.com
16 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Kemensos menyalurkan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) secara nontunai kepada eks pengguna Napza dan ODHIV di Aceh.
  • Bantuan senilai Rp2,4 juta per orang disalurkan melalui transfer rekening kepada 82 penerima di Aceh Besar dan Banda Aceh.
  • Total anggaran bantuan Rp196,8 juta tersebut dimaksudkan untuk mendorong kemandirian penerima dalam memenuhi kebutuhan prioritas mereka.

Suara.com - Kementerian Sosial (Kemensos) berikan Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) bagi kelompok eks penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (Napza) dan Orang dengan HIV mulai tahun ini berupa uang.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang masih berbentuk barang, Atensi tahun ini disalurkan secara nontunai guna mendorong kemandirian penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan prioritasnya.

Bantuan itu disalurkan melalui Sentra Darussa’adah Aceh kepada 82 penerima manfaat dari Aceh Besar dan Banda Aceh dengan ditransfer langsung ke rekening pribadi.

Dari total tersebut, 54 penerima merupakan eks penyalahgunaan Napza dan 28 lainnya Orang dengan HIV. Seluruhnya mengikuti proses pembukaan rekening di Bank Syariah Indonesia (BSI) sebelum bantuan ditransfer.

Masing-masing penerima manfaat memperoleh Rp2,4 juta yang disalurkan satu kali sesuai hasil asesmen kebutuhan. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp196,8 juta.

“Dengan sistem ini, penerima dapat lebih mandiri dalam memanfaatkan dukungan yang diterima,” kata Pekerja Sosial sekaligus Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Napza/HIV, Farhan Fathur Rahman di Sentra Darussa’adah Aceh, Selasa (3/3/2026).

Dana bantuan yang ditransfer ke rekening penerima itu dianjurkan untuk dibelanjakan sesuai rencana kebutuhan yang telah disusun berdasarkan hasil asesmen individu. Bantuan Atensi tersebut mencakup sembako, multivitamin, peralatan kebersihan diri, pakaian, alat pendukung terapi fisik dan psikososial serta alat pemeriksa kesehatan.

Salah satu penerima manfaat berinisial “M” mengaku bersyukur mendapat bantuan di bulan Ramadan ini karena mendukung proses pemulihannya.

“Bantuan ini sangat berarti bagi saya, apalagi di bulan Ramadan ini. Terima kasih Kemensos atas bantuan yang diberikan,” kata dia.

Baca Juga: Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Remaja Tewas Tertembak Polisi, Kapolrestabes Makassar: Ini Kelalaian Anggota Kami
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Ilmuwan Temukan Spesies Langka Semut Tanpa Jantan dan Pekerja, Cuma Ada Ratu
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Sang Kakak Ditangkap KPK, Fairuz A. Rafiq Minta Warganet Tak Seret Keluarganya
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Fandi Ramadhan di Ambang Hukuman Mati, Siap Hadapi Vonis Kasus Sabu 2 Ton Hari Ini
• 1 jam laludisway.id
thumb
Tiga Tahun di Indonesia, Fabio Lefundes Akhirnya Puji Wasit Super League
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.