JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menitipkan pesan kepada Presiden Prabowo Subianto, agar tidak salah menafsirkan langkah partainya yang belakangan dinilai lebih sering turun ke masyarakat.
AHY menegaskan, intensitas kegiatan Demokrat ke bawah bukanlah manuver politik menjelang pemilu, melainkan bagian dari momentum kebangkitan partai yang akan memasuki usia ke-25 tahun.
“Pak Menlu yang juga Pak Sekjen Gerindra, mohon dilaporkan ke Bapak Presiden selaku pembina koalisi, pembina partai-partai politik. Kalau Demokrat tahun ini agak sering turun ke bawah karena semangat 25 tahun tadi. Tolong jangan disalahartikan sebagai sebuah manuver politik karena pemilu masih lama sekali. Dan kita ingin fokus benar-benar mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar AHY dalam acara buka puasa bersama Partai Demokrat di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Baca juga: AHY Ingin Suara Demokrat Tak Kalah Kencang dari Gerindra di 2029
AHY mengatakan, tahun 2026 menjadi momen bersejarah bagi Demokrat karena pada 9 September mendatang partai berlambang bintang mercy itu genap berusia 25 tahun.
Dia menyebutkan, perjalanan seperempat abad Demokrat penuh dengan dinamika, mulai dari suka duka hingga jatuh bangun yang pernah dialami partai.
“9 September 2026, insyaallah Partai Demokrat akan genap berusia 25 tahun. Seperempat abad Partai Demokrat. Dalam sebuah perjalanan partai politik, 25 tahun tentu penuh dengan suka duka, jatuh bangun, keringat dan air mata. Demokrat juga pernah mengalami itu semua,” kata AHY.
Baca juga: Prabowo Absen Bukber Demokrat karena Butuh Istirahat, AHY Doakan Lekas Pulih
Menurut dia, momentum 25 tahun harus menjadi titik kebangkitan bagi Demokrat untuk kembali kokoh dan meningkatkan peran di pemerintahan maupun parlemen.
“Dan kita bertekad bahwa Demokrat di masa mendatang bisa bangkit dan kembali kokoh untuk meningkatkan peran dan kontribusi kita di pemerintahan maupun di parlemen,” ucap AHY.
AHY pun mengajak seluruh kader menjadikan usia 25 tahun sebagai momentum reinventing atau menemukan kembali jati diri partai sebagai kekuatan politik yang memperjuangkan harapan dan aspirasi rakyat.
“That’s our objective, tidak ada yang lain. Tapi bolehlah kalau kita punya ikhtiar agar Demokrat tidak paling ujung. Di parlemen kita sudah paling ujung, Pak. Kita pernah paling ujung sana, sekarang paling ujung sini. Jadi kalau lagi sidang paripurna, betul ya? Jangan sampai mepet tembok. Kita ingin kembali kokoh, semakin kokoh,” tutur AHY.
AHY: DNA Demokrat mirip GerindraDia menambahkan, Demokrat memiliki kemiripan nilai atau DNA dengan Partai Gerindra sehingga dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pemerintahan.
“Dan DNA Partai Demokrat itu banyak kemiripan dengan Partai Gerindra. Jadi saya rasa kita bisa bersinergi dan berkolaborasi tentu dengan partai-partai lainnya,” kata AHY.
Baca juga: Kata Demokrat dan Golkar soal Gugatan agar Keluarga Presiden Dilarang Nyapres
Lebih lanjut, AHY menegaskan bahwa Demokrat ingin terus hadir di tengah rakyat. Ia meminta kader, baik di legislatif maupun eksekutif, tidak hanya menyapa konstituen tetapi juga menghadirkan program nyata.
“Kami dan kita saya rasa ingin terus hadir bersama rakyat. Tadi teman-teman fraksi juga menampilkan upaya terbaik bukan hanya menyapa konstituen di dapil tapi juga do something. Para kepala daerah juga saya rasa punya tanggung jawab, apalagi sebagai eksekutif bisa menjalankan program-program yang pro rakyat,” kata AHY.
Dia menilai, langkah tersebut penting untuk membangkitkan kembali kepercayaan dan keyakinan publik terhadap Partai Demokrat serta pemerintahan yang sedang berjalan.
“Ini penting untuk membangkitkan trust and confidence rakyat kita terhadap Partai Demokrat dan pada pemerintahan,” pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F09%2F08%2F2515f01784bac764b500727a1dfda53b-250908_01.15_WIB.jpg)



