HARGA cabai dan bawang putih di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terpantau naik, Rabu (4/3). Kondisi ini kemungkinan akibat berkurangnya pasokan akibat dipicu faktor cuaca.
Berdasarkan data hasil pantauan Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) setempat di lima pasar tradisional rakyat, komoditas yang harganya naik antara lain bawang putih honan. Semula harganya rata-rata di kisaran Rp36.600 per kg, naik jadi Rp37.600 per kg. Sementara komoditas bawang putih kating dari yang awalnya Rp43.500 per kg, naik jadi Rp44.750 per kg.
Penaikan harga juga terjadi pada komoditas cabai rawit merah. Harganya semula rata-rata kisaran Rp80.800 per kg, naik jadi Rp82.400 per kg.
Baca juga : Harga Cabai Rawit di Cianjur Capai Rp140 Ribu
Sedangkan cabai rawit hijau yang semula harganya rata-rata kisaran Rp49.400 per kg, naik jadi Rp52.200 per kg.
"Harga berbagai kebutuhan masih berfluktuasi. Beberapa komoditas harganya cenderung naik, seperti bawang putih dan cabai rawit," kata Kepala Bidang Perdagangan Diskumdagin Kabupaten Cianjur, Ivan Feriadi Rahman, Rabu (4/3).
Ivan menuturkan, berfluktuasinya harga komoditas yang beberapa di antaranya cenderung naik, dipengaruhi beberapa faktor. Paling utama kemungkinan masih tingginya permintaan masyarakat terhadap beberapa komoditas.
Baca juga : Masuki Minggu Kedua Ramadan, Harga Daging Ayam di Bantul Naik, Cabai dan Bawang Merah Turun
"Belum lagi akhir-akhir ini kondisi cuaca yang cukup ekstrem. Bagi beberapa komoditas, kondisi cuaca dengan intensitas tinggi sangat berpengaruh terhadap distribusi," tutur dia.
Upaya yang harus diantisipasi dari sekarang, kata Ivan, yakni potensi melonjaknya permintaan yang akan berpengaruh besar terhadap harga. Terutama nanti mendekati Idulfitri 1447 Hijriah.
"Kami terus menjalin koordinasi lintas sektor untuk mengendalikan harga dan pasokan di lapangan. Insya Allah, kami kawal Cianjur aman," pungkasnya. (H-2)





