Penumpang Angkutan Penyeberangan Diproyeksi Capai 5,8 Juta Selama Mudik dan Balik Lebaran

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jumlah penumpang pada moda angkutan penyeberangan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 mencapai 5,8 juta orang.

Penumpang Angkutan Penyeberangan Diproyeksi Capai 5,8 Juta Selama Mudik dan Balik Lebaran. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkirakan jumlah penumpang pada moda angkutan penyeberangan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 mencapai 5,8 juta orang atau meningkat 9,4 persen dibanding periode sebelumnya.

Pergerakan kendaraan diperkirakan menembus 1,4 juta unit atau naik 9,3 persen.Penumpang terbesar masih dikontribusikan oleh ruas penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk.

Baca Juga:
Simak Jadwal dan Lokasi Rekayasa Lalin Arus Mudik dan Balik 2026, Catat Waktunya

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa pembagian pelabuhan telah disiapkan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengurai kepadatan di Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, Jangkar, Padang Bai hingga Lembar.

Strategi berbasis golongan kendaraan diterapkan agar distribusi arus penyeberangan lebih merata dan penumpukan dapat dicegah sejak awal.

Baca Juga:
Pembatasan Angkutan Barang Selama Mudik Lebaran Dimulai Pekan Depan, Berikut Rinciannya

Mengacu pada SKB tertanggal 5 Februari 2026, pada arus mudik 13–20 Maret 2026 lintasan Merak–Bakauheni diatur, penumpang pejalan kaki serta kendaraan golongan IVa, Va, VIa, IVb tetap melalui Merak; golongan I, II, III, Vb dan VIb (dua sumbu) melalui Ciwandan; sementara truk VIb (tiga sumbu), VII, VIII, IX diarahkan ke BBJ Bojonegara atau buffer zone bila terkena pembatasan operasional. Skema serupa diterapkan pada arus balik 23–29 Maret 2026 dengan penyesuaian tujuan Sumatera dan Jawa.

Di lintasan Ketapang–Gilimanuk dan Dermaga MB pada 13–29 Maret 2026, layanan diprioritaskan bagi penumpang dan kendaraan kecil. Kendaraan barang dialihkan ke Dermaga LCM dan Bulusan. Alternatif trayek Tanjung Wangi–Gilimas dan Jangkar–Lembar juga disiapkan untuk mendukung distribusi logistik menuju NTB.

Baca Juga:
Cegah Kemacetan, Pramono Bakal Tertibkan Terminal Bayangan di Jakarta saat Arus Mudik

Operasional penyeberangan dihentikan sementara saat Hari Raya Nyepi di Ketapang (18 Maret 17.00–20 Maret 06.00), Gilimanuk (19 Maret 05.00–20 Maret 06.00), Lembar (18 Maret 21.00–20 Maret 01.30), dan Padangbai (19 Maret 04.00–20 Maret 11.30).

Untuk menjaga kelancaran, diterapkan delaying system melalui buffer zone di berbagai ruas tol dan non-tol menuju pelabuhan utama, serta pembatasan radius pembelian tiket: 4,71 km dari Merak; 4,24 km dari Bakauheni; 2,65 km dari Ketapang; dan 2 km dari Gilimanuk.

Baca Juga:
Pelni Prediksi Penumpang Mudik Lebaran 2026 Turun Jadi 641 Ribu Orang

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan kesiapan armada: 28–33 kapal per hari di Merak–Bakauheni; 9–12 kapal Ciwandan–Wika Beton; 10–12 kapal BBJ Bojonegara–BBJ Muara Pilu; serta 28–32 kapal di Ketapang–Gilimanuk.

Untuk mendorong kelancaran arus mudik, ASDP siap menerapkan stimulus diskon tarif inisiasi Pemerintah sebesar 100 persen untuk tarif jasa pelabuhan—setara rata-rata 21,9 persen dari total tarif penyeberangan. Diskon berlaku di 14 pelabuhan dan 7 lintasan strategis bagi pejalan kaki serta kendaraan golongan II dan IVA reguler, serta pejalan kaki dan golongan II express.

Kebijakan single tarif juga diberlakukan di Merak (13 Maret 12.00 WIB–20 Maret 15.00 WIB) dan Bakauheni (23 Maret 00.00 WIB–29 Maret 24.00 WIB) bagi golongan I hingga VIA guna memastikan distribusi layanan lebih merata.

"Seluruh kesiapan ini merupakan komitmen menghadirkan layanan Lebaran yang tertib, aman, dan terkendali," ujar Heru dalam keterangan tertulis, Rabu (4/3/2026).

Dengan kesiapan armada dan infrastruktur tersebut, ASDP optimistis mobilitas masyarakat tetap lancar sekaligus menjaga konektivitas logistik selama arus mudik dan balik.

ASDP mengimbau masyarakat membeli tiket melalui aplikasi atau website Ferizy sejak H-60, tiba di pelabuhan sesuai jadwal tertera di tiket, serta pastikan ketika membeli tiket agar mengisi data identitas secara lengkap dan benar demi akurasi manifest serta keselamatan pelayaran.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Minyak Dunia Naik 4,7 Persen Imbas Konflik, Tertinggi Sejak Januari 2025
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Fadia A Rafiq Tersangka Korupsi, KPK Ungkap Modus dan Peran Keluarga, Hmmm
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
PPDS UNCEN Pertama di Papua, Perkuat Layanan Kesehatan Daerah
• 14 jam laludisway.id
thumb
Penampakan Rumah Ali Khamenei Sebelum dan Sesudah Serangan AS-Israel
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
3 Ciri Kepribadian Orang yang Selalu Menyetrika Baju Sebelum Dipakai Menurut Ilmu Psikologi
• 9 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.