Pemerintah Mengkaji Peluang Investasi Baru di Tengah Eskalasi Konflik AS-Israel dan Iran

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Pemerintah Indonesia mengkaji peluang investasi baru di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran, dengan menilai bahwa dinamika geopolitik global tidak hanya membawa risiko tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi bagi Indonesia.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyampaikan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi global serta mengkaji berbagai kemungkinan dampaknya terhadap sektor investasi dan perdagangan.

"Setiap kejadian kita bisa melihat dari angle yang berbeda. Apakah ini justru membuat ada opportunity baru baik dari segi investasi, perdagangan, kita selalu melakukan pengkajian dampak-dampaknya secara keseluruhan," ungkap Rosan saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.

Pemerintah Analisis Dampak Ekonomi dan Stabilitas Sektor

Rosan menjelaskan pemerintah secara konsisten mengevaluasi dinamika global dari berbagai aspek, termasuk investasi, ketahanan ekonomi, serta stabilitas sektor-sektor strategis nasional.

Menurut dia, pemerintah juga melakukan koordinasi lintas kementerian secara intensif untuk memastikan pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Investasi dinilai memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional sehingga penguatan iklim usaha menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

Selain itu, pemerintah juga terus menjaga disiplin fiskal, mendorong peningkatan ekspor, serta memastikan proyek-proyek strategis nasional tetap berjalan sesuai rencana.

Dalam langkah antisipasi, pembahasan kebijakan juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan termasuk kementerian teknis dan lembaga terkait.

Pemerintah memastikan seluruh skenario dampak telah diperhitungkan secara matang, baik untuk jangka pendek maupun jangka menengah.

"Yang pasti kita kaji itu semua, mungkin dalam hal ini dari segi investasi, ketahanan ekonomi dan lain-lain," tegas Rosan.

Presiden Prabowo Gelar Rapat Terbatas dengan Sejumlah Menteri

Di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan RI di Jakarta pada Rabu sore untuk mengikuti rapat terbatas.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis nasional seperti pangan, energi, serta agenda pemerintah menjelang bulan Ramadhan hingga Lebaran.

Hingga pukul 16.00 WIB, sejumlah menteri telah tiba di Istana untuk mengikuti rapat tersebut.

Menteri yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia juga hadir dalam pertemuan tersebut.

Menteri Agama Nasaruddin Umar turut hadir dalam rapat terbatas tersebut.

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM dan CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani juga mengikuti rapat tersebut.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sekaligus Kepala Badan Industri Mineral Brian Yuliarto turut hadir dalam agenda tersebut.

Beberapa menteri menyatakan bahwa mereka akan memberikan laporan sesuai dengan bidang kerja masing-masing dalam rapat terbatas tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bank Sulselbar Beri Diskon 30 Persen di Golden Asian untuk Nasabah Saoraja Priority
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Menlu Sugiono Jawab Desakan Publik Agar Indonesia Keluar dari Board of Peace
• 21 jam lalusuara.com
thumb
DPRD Kalsel Minta PUPR Lengkapi Dokumen Pembangunan Stadion Bertaraf Internasional
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Pembangunan Rumah Bantuan KDM di Taput Belum Dimulai
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Kejari Belawan Terima Uang Pengganti Rp220 Juta dari Kasus Korupsi Dana BOS
• 2 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.