tvOnenews.com - Dibalik kasus dugaan kekerasan terhadap anak bernama Nizam Syafei atau NS (12) yang diduga dilakukan ibu tirinya. Kini fakta menarik lainnya diungkapkan oleh LPSK.
Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RSPU) kepada Komisi III DPR RI, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengungkapkan fakta baru bahwa ayah nizam, Anwar Satibi atau Awang merupakan anggota geng.
Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati mengatakan sejak melaporkan mantan suami ke pihak kepolisian, ibu kandung Nizam, Lisnawati mendapatkan banyak ancaman baik berupa SMS, pesan Whatsapp, dan sebagainya.
Pesan tersebut mengancam Lisna agar tidak buka suara ke hadapan publik dan tidak ikut campur dalam kasus kematian Nizam.
“Mantan suami Ibu Lisna ini kebetulan adalah anggota geng, yang menurut saya juga patut untuk diatensi lebih lanjut kepada bapak kepolisian ya, khususnya karena ini kaitannya dengan ancaman yang seringkali diterima oleh Ibu Lisna,” ungkap Wakil Ketua LPSK, Sri Suparyati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (2/3/2026).
- YouTube Denny Sumargo
Berdasarkan informasi yang didapatkan, Menurut Sri tindak kekerasan yang dialami Nizam sejak dirinya masih kecil.
Pasalnya, kekerasan itu tidak hanya dialami oleh Nizam, tetapi juga Lisna saat masih terhubung dalam pernikahan.
“Jadi dari kecil itu ternyata korban itu sudah mengalami tindakan kekerasan yang begitu sering. Bukan hanya kepada NS tapi juga kepada Ibu Lisna. Jadi kami melihat bahwa kekerasan dalam rumah tangga dalam keluarga ini memang sudah cukup sering dilakukan,” jelas Sri.
“Mulai yang disundut rokok, yang disiram pakai air, yang dicelupkan kedalam bak mandi,” sambungnya.
Menanggapi jalannya proses hukum, LPSK mengimbau akan lebih baik jika penerapan pasal yang sekiranya dapat disangkakan kepada mantan suami Lisna dapat didalami lebih jauh.
Sebab, menurut Sri latar belakang kekerasan yang terjadi dalam rumah tangga ini sudah cukup kuat dan sudah dilakukan sejak korban masih kecil, begitu juga dialami oleh Lisna.
Sehingga tidak menutup kemungkinan adanya peran serta dari ayah kandung Nizam dalam kekerasan hingga membuat anak menjadi korban tewas.




