Bangkalan, VIVA – Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono memanfaatkan Safari Ramadhan untuk menyampaikan pesan-pesan kenegaraan kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Mardiono saat Safari Ramadhan di Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Galis, Bangkalan, Madura, Rabu 4 Maret 2026.
Mardiono mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bergandeng tangan dan menjaga persatuan. Dia menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal spiritual yang sangat besar, karena mayoritas penduduknya beragama Islam dan menjadi negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
“Mari kita bergandeng tangan, kita bersatu. Termasuk para ulama bersama para umaro dan seluruh elemen bangsa, mari kita panjatkan doa agar tercipta perdamaian dunia,” ujar Mardiono.
Selain itu, Mardiono juga mengajak masyarakat dan ulama bersama-sama mendukung program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang menjadi prioritas bagi kehidupan rakyat.
Mulai dari pemberantasan korupsi, penguatan ketahanan pangan, ketahanan energi, hingga program pembangunan lainnya.
“Safari Ramadhan ini saya lakukan sebagai utusan khusus presiden untuk menyampaikan pesan-pesan kenegaraan, baik terkait dinamika politik dunia maupun persoalan yang ada di dalam negeri,” kata Mardiono.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ibrohimy Galis, KH Ibrohim Muchlis menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mardiono dan jajaran.
“Alhamdulillah, kedatangan beliau menjadi penjelasan bagi kami. Mudah-mudahan dengan doa-doa kita, insyaallah Indonesia tetap aman dan tenteram, meskipun kondisi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja,” ujarnya.
Safari Ramadhan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana penyampaian pesan persatuan, stabilitas nasional, dan dukungan terhadap agenda-agenda strategis pemerintah kepada masyarakat pesantren dan tokoh-tokoh daerah. Selain berkunjung ke Pondok Pesantren, Mardiono juga melakukan ziarah ke Makam Syaikhona Kholil Bangkalan.




