Amerika Serikat (AS) Kian Beringas, Kapal Perang Iran Ditenggelamkan Dekat Sri Lanka

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Konflik Amerika Serikat dan Iran semakin meluas. Iran kehilangan salah satu kapal perangnya usai kendaraan militer tersebut ditenggelamkan kapal selam militer dekat perairan dari Sri Lanka.

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengatakan kapal selamnya telah menyerang kapal perang dari Iran di Sri Lanka. Hal tersebut menandai eskalasi signifikan dalam perang yang telah meluas dari Timur Tengah ke Samudra Hindia.

Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup Iran, Amerika Serikat (AS) Klaim Pasokan Minyak Global Masih Aman

“Kapal selam kami menenggelamkan kapal perang musuh yang mengira dirinya aman di perairan internasional. Sebuah torpedo menghantamnya,” kata Hegseth, dikutip dari Reuters.

Komando Pusat militer Amerika Serikat United States Central Command menyatakan pihaknya telah menghancurkan atau menenggelamkan lebih dari dua puluh kapal dari Iran.

Sri Lanka mengidentifikasi kapal yang tenggelam sebagai frigat dari Islamic Republic of Iran Ship (IRIS) Dena. Kapal tersebut diketahui sedang dalam perjalanan pulang dari India Timur.

87 jenazah dilaporkan telah ditemukan. 32 awak juga berhasil diselamatkan otoritas setempat. 60 pelaut lainnya masih dinyatakan hilang.

Sebelumnya, Iran terus melakukan serangan balasan terhadap Israel dan Amerika Serikat. Teheran dilaporkan meluncurkan drone ke sejumlah fasilitas militer dan diplomatik milik kedua negara di Timur Tengah.

Salah satu serangan drone dilaporkan menghantam kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Arab Saudi. Sebelumnya, fasilitas diplomatik negara tersebut juga menjadi target serangan di Kuwait.

Baca Juga: Trump Ingin Ganti Rezim Iran Tanpa Kerahkan Pasukan Darat? Pakar: Itu Mustahil

Di Uni Emirat Arab, asap terlihat di Konsulat Amerika Serikat di Dubai. Washington mengonfirmasi bahwa area parkir di dalam kompleks tersebut terkena serangan, namun seluruh personel diplomatik dilaporkan selamat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bantahan PAM Jaya Soal Galian di Kalideres yang Dianggap Mangkrak
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Solusi Transportasi Nyaman Bersama Rental Mobil Bali Get&Ride
• 37 menit laluantaranews.com
thumb
Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut KPK Sebut Sudah Ada Hitungan Kerugian Negara, Alat Bukti Cukup
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Iran Bantah Minta Negosiasi dengan AS untuk Akhiri Perang
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Indahnya Harmoni dalam Keberagaman pada Cap Go Meh di Bogor
• 16 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.