JAKARTA, KOMPAS.TV - Analis Geopolitik Timur Tengah Universitas Padjajaran Dina Yulianti Sulaeman mengatakan keamanan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar Iran relatif aman meski perang memanas.
Sebab, kata Dina, lokasi-lokasi yang menjadi target serangan Iran hanyalah pangkalan-pangkalan militer milik Amerika Serikat.
"Catatan saya dari sisi skala serangan, saya pikir kalau warga negara Indonesia di negara-negara selain Iran itu relatif aman," kata Dina dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV pada Kamis (5/3/2026).
"Iran sendiri ketika melakukan serangan balasan itu disiplin, ya. Yang ditargetkan adalah fasilitas militer, pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan."
Baca Juga: Anggota DPR Minta Kemlu Lakukan Persiapan Matang untuk Evakuasi WNI di Iran
Sementara WNI yang berada di Iran, kata Dina, justru berisiko lebih besar terkena serangan militer. Sebab, Amerika Serikat dan Israel melakukan penyerangan terhadap fasilitas publik.
“Amerika Serikat dan Israel ketika membombardir Iran itu sebagian besar justru fasilitas publik, sipil, rumah sakit, sekolah, perkantoran, gedung-gedung apartemen, sehingga risiko yang dihadapi warga negara Indonesia di Iran jauh lebih besar," ujarnya.
Kendati demikian, Dina memahami jika ada WNI di Iran yang menolak untuk dievakuasi meski perang memanas. Ia meyakini penolakan evakuasi dilakukan karena ada pertimbangan penting yang membuatnya bertahan di Iran.
Misalnya, kata Dina, pelajar atau mahasiswa yang mungkin sedang menunggu waktu ujian atau kelulusan.
Baca Juga: AS dan Israel Serang Iran, Prabowo Telepon Sejumlah Pemimpin Negara di Kawasan Teluk
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- wni
- wni di iran
- wni di luar iran
- pangkalan militer as
- as israel serang iran





