Rano Karno Update Kasus Bayi yang Ditinggalkan Kakak Dalam Gerobak

disway.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan kasus bayi ditinggalkan kakak di dalam gerobak di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan sudah ditangani oleh Dinas Sosial.

Adapun bayi perempuan berusia dua hari tersebut ditemukan di sebuah gerobak nasi uduk di Jalan Pejaten Raya pada Selasa, 3 Maret 2026.

“Saya berterima kasih kepada teman-teman media yang mengekspos ini, sehingga kita bisa segera cepat menanggulangi, karena itu bagian kegiatan sosial yang memang dilakukan oleh Jakarta,” kata Rano di Balai Kota Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026.

BACA JUGA:Rahasia Resep Bubur Baqa, Persilangan Budaya Arab-Kutai hingga Jadi Takjil Andalan di Masjid IKN

Bang Doel sapaan akrabnya menyesalkan atas adanya kejadian tersebut.

Harusnya, kasus itu tidak perlu terjadi jika si kakak melapor ke jalur resmi agar bisa langsung ditangani.

"Kalau dia mungkin datang ke kelurahan, pasti akan ditanggulangi. Minimal Dinas Sosial akan turun langsung," ujarnya.

Sebelumnya, seorang saksi mata melihat sejumlah perlengkapan bayi di dalam gerobak nasi uduk.

Perlengkapan bayi itu seperti susu bayi 0–6 bulan dalam kemasan kotak berwarna merah, tisu basah, hingga sarung tangan bayi berwarna biru.

Sasksi mata juga menemukan secarik kertas dengan tulisan tangan yang diduga dibuat oleh kakak si bayi berinisial Z yang berusia masih 12 tahun.

Dalam surat tersebut, tertulis jika bayi yang ditinggalkan di dalam gerobak itu merupakan adik dari Z.

BACA JUGA:Menko Polkam: IKN akan menjadi Kebanggaan Kita Semua

Z menyebutkan jika bayi yang berinisial AR itu baru lahir pada Senin, 2 Maret 2026.

Z mengaku sengaja meninggalkan adiknya dengan harapan dapat ditemukan oleh warga sehingga bisa mendapatkan kehidupan yang dengan baik. 

“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya, saya Zidan ingin minta tolong untuk merawat adik saya, karena ibu saya meninggal saat melahirkan. Tolong anggap seperti anak sendiri, karena saya tidak akan menemukan atau mengunjunginya dia lagi, saya tidak mau masa depan dia seperti saya, terima kasih,” bunyi tulisan pada kertas tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Bilang Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dibantu Anaknya Intervensi Kepala Dinas
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Pelatih Baru, Harapan Suram! Semen Pedang Resmi Pecat Dejan Antonic, Bagaimana dengan Tomas Trucha di PSM dan Milomir Seslija di Persis Solo?
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Remaja 18 Tahun Tewas Tertembak Polisi di Makassar, Ibu Korban: Ada Bekas Penganiayaan di Tubuh
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Naysila Mirdad Bicara Karier, Tetap Bersinar di Tengah Gempuran Artis Baru
• 18 jam lalueranasional.com
thumb
Bareskrim Setor Rp58 Miliar dari Hasil Perkara Judi Online ke Kas Negara
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.