REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Anggota Komisi IV DPR RI Rajiv membagikan 30.000 paket sembako kepada masyarakat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Bantuan ini disalurkan saat masa reses DPR RI menjelang Ramadhan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Penyaluran bantuan diawali dari Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, dan didampingi Wakapolresta Bandung AKBP Putu Hendra Binangkari.
Rajiv yang merupakan legislator daerah pemilihan Jawa Barat II meliputi Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat mengatakan, bantuan sembako itu diharapkan dapat membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
- Program Pangan Murah Tekan Inflasi Jelang Ramadhan dan Idul Fitri
- Ini Komoditas Pangan Paling Diburu dalam Gelaran Gerakan Pangan Murah Ramadhan
- Bangka Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga
“Saya akan berikan kenang-kenangan berupa paket sembako, mudah-mudahan dapat membantu meringankan beban masyarakat di Kecamatan Ciparay. Semoga bermanfaat di tengah nuansa bulan Ramadhan ini,” ujar Rajiv dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).
Selain menyalurkan bantuan, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem ini juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Lebaran. Menurut Rajiv, periode Ramadhan hingga Idulfitri biasanya diikuti lonjakan permintaan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, daging, dan telur.
.rec-desc {padding: 7px !important;}“Karena itu, saya mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait memastikan distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi lonjakan harga yang memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Rajiv mengatakan, sebagai Anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi pertanian, perikanan, dan pangan, dirinya akan terus memantau kondisi ketersediaan pangan di daerah pemilihannya.
“Saya yang diberikan amanah oleh masyarakat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, akan terus memantau kondisi ketersediaan pangan di sini. Saya akan serap aspirasi dari masyarakat untuk disampaikan di Jakarta (DPR RI),” imbuhnya.
Rajiv juga menyampaikan bahwa selama satu tahun menjabat sebagai anggota DPR RI telah menyalurkan berbagai program kepada masyarakat. Program tersebut antara lain Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), kultivator, bantuan bibit, hingga program bioflok perikanan.
Rajiv mengingatkan kelompok tani penerima bantuan agar tidak menjual kembali bantuan yang telah diberikan.
“Saya ingatkan kepada kelompok-kelompok tani yang dapat bantuan, tolong jangan pernah itu dijual lagi. Itu untuk masyarakat, untuk petani agar pertanian di Ciparay makin maju dan berkembang,” tegasnya.
Rajiv berharap penyaluran bantuan untuk wilayah Ciparay dan sekitarnya dapat terus bertambah. Rajiv juga meminta masyarakat yang belum menerima bantuan untuk bersabar karena penyaluran dilakukan secara bergiliran.
Selain membagikan paket sembako, Rajiv juga menggelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung. Program ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau menjelang Lebaran.
“Sesuai janji saya, kita kembali gelar Gerakan Pangan Murah agar masyarakat bisa membeli pangan murah jelang lebaran nanti,” kata Rajiv.
Dalam program tersebut, sejumlah bahan pangan dijual dengan harga lebih rendah dari pasar. Minyak goreng dijual Rp15.700, beras SPHP Rp54.000, daging sapi Rp117.000, daging ayam Rp36.000, dan telur Rp29.500.
Masyarakat yang mendapatkan voucher dapat membeli telur dengan harga Rp19.000, sementara sayur-sayuran dari petani Ciwidey dan Pasir Jambu dijual serba Rp5.000 termasuk cabai yang sedang mahal di pasaran.




