Iran menyangkal meluncurkan rudal ke Turki dan menegaskan menghormati kedaulatan negara tetangganya itu.
“Staf Umum Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran menyatakan penghormatan terhadap kedaulatan Turki dan membantah bahwa pihaknya telah menembakkan rudal apa pun ke wilayah Turki,” ungkap kantor berita Iran, Mehr, Kamis (5/4).
Pernyataan Iran itu muncul setelah Turki pada Rabu (4/3) mengatakan rudal balistik dari Iran dihancurkan oleh sistem pertahanan udara NATO di Mediterania timur.
“Sebuah amunisi balistik yang diluncurkan dari Iran, yang terdeteksi melintasi wilayah udara Irak dan Suriah serta menuju wilayah udara Turki, berhasil ditangani tepat waktu oleh sistem pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania timur dan berhasil dinonaktifkan,” kata Kemhan Turki, dikutip dari Aljazeera.
Dikatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian itu.
Kemhan Turki juga mengatakan Turki berhak memberikan respons terhadap setiap tindakan bermusuhan terhadapnya, serta memperingatkan semua pihak agar menahan diri dari eskalasi konflik.
Turki memiliki Pangkalan Udara Incirlik di Turki yang digunakan oleh pasukan militer asing, terutama Amerika Serikat dan sekutu NATO lainnya.
Pangkalan tersebut berada di bawah kendali Angkatan Udara Turki, tetapi beroperasi sebagai pangkalan udara bersama Turki–Amerika Serikat.





