Sinarmas AM Bidik Dana Kelolaan hingga Rp1 Triliun dari Produk ETF Emas

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Sinarmas Asset Management menyiapkan sejumlah strategi dalam menerbitkan Exchange Traded Fund atau ETF Emas setelah aturan resmi OJK terbit.

Chief Investment Officer Sinarmas Asset Management Genta Wira Anjalu mengatakan pada tahap awal, Sinarmas AM memfokuskan strategi pada pembangunan likuiditas dan edukasi investor terkait karakteristik ETF emas sebagai instrumen baru di pasar modal domestik.

Pihaknya menargetkan dana kelolaan (asset under management/AUM) di kisaran Rp500 miliar hingga Rp1 triliun. 

"Seiring dengan meningkatnya minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai, kami optimis produk ini memiliki potensi pertumbuhan yang baik dalam jangka menengah hingga panjang," ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Dia menyebut ETF emas menjadi diversifikasi produk strategis yang menjawab kebutuhan investor atas instrumen berbasis emas dengan akses mudah, likuiditas tinggi, serta transparansi harga lebih baik dibandingkan kepemilikan emas fisik konvensional.

Tak hanya itu, juga menjajaki kemungkinan menghadirkan versi syariah, mengingat basis investor syariah di Indonesia yang besar. POJK tersebut mengatur bahwa produk berbasis prinsip syariah wajib mencantumkan kata 'syariah' dalam penamaannya.

Di sisi lain, produk ini dinilai berpotensi menarik minat investor asing. Dengan standar harga yang mengacu pada kuotasi internasional seperti London Bullion Market Association (LBMA) serta pengawasan OJK, ETF emas domestik memiliki daya tarik tersendiri bagi investor institusional global yang telah familiar dengan skema physical gold ETF di berbagai negara.

Saat ini, perseroan masih berada pada tahap persiapan dan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk bank kustodian, dealer partisipan, penyedia emas sekaligus penyimpan emas, serta infrastruktur pasar lainnya.

Baca Juga : Payung Hukum OJK Terbit, ETF Emas Segera Meluncur

Selanjutnya, perusahaan akan mengajukan Pernyataan Pendaftaran kepada OJK. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana dan pernyataan tersebut dinyatakan efektif, unit ETF emas akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dia berharap peluncuran dapat terealisasi pada semester pertama tahun ini, bergantung pada kesiapan infrastruktur dan persetujuan regulator.

Sejauh ini Sinarmas AM menyebut regulasi anyar tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan produk investasi di pasar modal Indonesia. Aturan ini membuka ruang bagi manajer investasi untuk menghadirkan instrumen berbasis emas yang dapat diakses lebih luas melalui mekanisme pasar modal.

Adapun, dia memaparkan ETF emas merupakan reksa dana berbentuk KIK yang unit penyertaannya diperdagangkan di bursa, dengan portofolio investasi ditempatkan pada emas fisik.

Dalam mekanismenya, manajer investasi mengajukan pernyataan pendaftaran untuk penawaran umum unit ETF kepada OJK. Setelah efektif, unit ETF dicatatkan di BEI dan dapat diperdagangkan layaknya saham.

Untuk menjaga likuiditas, proses penciptaan (creation) dan pelunasan (redemption) unit ETF melibatkan dealer partisipan dan sponsor yang menyediakan unit di pasar. Struktur ini memastikan harga ETF tetap mencerminkan pergerakan harga emas di pasar global.

Investor nantinya dapat membeli ETF emas melalui rekening efek di perusahaan sekuritas, sama seperti transaksi saham. Karena diperdagangkan di pasar sekunder, investor dapat membeli dan menjual unit secara langsung dengan harga yang transparan dan mengikuti pergerakan emas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Studi Ungkap Diet Oatmeal 48 Jam Bisa Tekan Kolesterol Berminggu-minggu, Ini Penjelasannya
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
6 Negara yang Dukung Serangan Israel-AS ke Iran, Ini Daftarnya
• 22 jam lalumedcom.id
thumb
Sidang Praperadilan, Kubu Gus Yaqut Serahkan Tumpukan Dokumen ke Hakim
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Genjot Kualitas SDM dengan Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ini Perbandingan BYD Atto 1 Tipe Dynamic dengan Versi Premium
• 10 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.