Viral Surat Minta THR ke Pengusaha Truk, Polda: Bukan dari Polres Tanjung Priok

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya menyelidiki surat edaran permintaan bantuan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri yang mengatasnamakan Polres Tanjung Priok kepada pengusaha truk. Informasi ini viral di media sosial.

Dari info yang beredar, surat itu beredar dengan kop surat dari Polres Pelabuhan Tanjung Priok dengan nomor B/01/III/2026/Sat Lantas perihal Partisipasi Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 kepada Direktur/Pimpinan Perusahaan Angkutan PT KPA tertanggal 4 Maret 2026.

Dalam surat tersebut tertulis Keluarga Satuan Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengharapkan bantuan THR.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kasus ini tengah diselidiki. Namun dari informasi yang ia terima, Polres Pelabuhan Tanjung Priok tak pernah mengirim surat edaran tersebut.

"Lagi diselidiki karena Polres Tanjung Priok tidak pernah mengirim dokumen tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Kamis (5/3).

Sementara Polres Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sudah membantah melayangkan surat permintaan bantuan THR ke Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) tersebut.

“Polres Pelabuhan Tanjung Priok tidak pernah mengeluarkan surat tersebut,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Aris Wibowo, saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga sudah berkoordinasi dengan pengurus APTRINDO dan mereka sudah mengeluarkan surat klarifikasi terkait persoalan tersebut.

“Untuk kejadian ini kami akan melakukan penyelidikan pihak yang mengatasnamakan Polres Pelabuhan Tanjung Priok,” kata dia.

Klarifikasi APTRINDO

Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO) Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan klarifikasi terkait surat edaran yang beredar tersebut.

Ketua DPD APTRINDO DKI Jakarta, Dharmawan Witanto, memastikan bahwa surat yang beredar di media sosial tersebut bukanlah surat resmi yang dikeluarkan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Berikut pernyataan tertulis yang diterima kumparan:

Sehubungan dengan beredarnya surat berkop Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok dengan Nomor: B/01/III/2026/Satlantas tertanggal 04 Maret 2026 perihal Partisipasi Perayaan Idul Fitri 1447 H Tahun 2026 yang ditujukan kepada pimpinan perusahaan angkutan barang yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, bersama ini DPD APTRINDO DKI Jakarta memandang perlu untuk menyampaikan klarifikasi serta himbauan kepada seluruh pelaku usaha angkutan barang.

Berdasarkan hasil konfirmasi langsung yang telah dilakukan oleh DPD APTRINDO DKI Jakarta kepada pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo, S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa surat tersebut bukan merupakan surat resmi yang dikeluarkan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok, melainkan diduga merupakan tindakan oknum yang mengatasnamakan Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga telah melakukan evaluasi internal dan akan mengambil langkah penindakan terhadap oknum yang melakukan tindakan tersebut karena dinilai mencederai nama baik institusi Kepolisian.

Sehubungan dengan hal tersebut, DPD APTRINDO DKI Jakarta menghimbau kepada seluruh perusahaan angkutan barang, khususnya yang beroperasi di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, untuk mengabaikan serta tidak menanggapi segala bentuk permintaan, baik berupa surat, komunikasi langsung, maupun bentuk lainnya, yang mengatasnamakan pihak Kepolisian khususnya Polres Pelabuhan Tanjung Priok terkait permintaan partisipasi atau bantuan dalam bentuk apapun yang tidak dapat dipastikan keabsahannya.

Melalui himbauan ini diharapkan seluruh pelaku usaha angkutan barang tetap dapat menjalankan kegiatan operasional secara kondusif, serta bersama-sama menjaga hubungan kemitraan yang baik antara dunia usaha dengan aparat pemerintah dan penegak hukum.

Demikian himbauan ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Anak Buah Nadiem Pernah Kasih HP ke Eks Dirjen: HP-nya Buram Saat Zoom
• 2 jam laludetik.com
thumb
Update Korban Serangan Israel-AS di Iran: 1045 orang Tewas
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Fitch Proyeksikan Defisit APBN 2026 Capai 2,9%, Lampaui Target Seperti 2025
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Wapres Gibran Tekankan Etika dan Nalar Kritis dalam Penggunaan AI saat Kunjungi SMP Plus Muthahhari Bandung
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Daftar 27 Bank & Penyelenggara Kartu Kredit yang Wajib Setor Data ke DJP
• 5 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.