Program penyambungan koridor ini dinilai krusial untuk menjaga pergerakan alami gajah, serta memastikan keberlanjutan populasi gajah Sumatera di Riau.
IDXChannel—Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pengecekan langsung ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Sebanga dan PLG Minas di Provinsi Riau. Sebelumnya, menteri melakukan pengecekan terakhir ke PLG Sebanga pada November tahun lalu.
Kunjungan ini difokuskan pada evaluasi dan percepatan program penyambungan koridor gajah yang sebelumnya terfragmentasi akibat alih fungsi dan kerusakan hutan.
Pada kunjungan tahun lalu, Menhut menerima aspirasi dari masyarakat terkait keterbatasan lahan dan sarana di PLG Sebanga tersebut dan memerintahkan jajarannya untuk melakukan perbaikan.
Kini, sejumlah fasilitas pendukung kesejahteraan satwa telah terealisasi di PLG Sebanga. Di antaranya adalah pembangunan embung air, perluasan lahan untuk pengayaan pakan, hingga kandang jepit untuk pengobatan.
“Beberapa bulan yang lalu juga saya berkunjung ke Sebanga. Saya menerima aspirasi bahwa kondisi PLG Sebanga memprihatinkan. Netizen mengatakan sisa 1 hektare. Alhamdulillah, sekarang kita pastikan sudah 15 hektare untuk tempat ngangonnya,” kata Menhut di PLG Minas, Rabu (4/3/2026).
Setelah Sebanga, Menhut juga melanjutkan pengecekan ke PLG Minas. Pada lokasi ini, pemerintah berencana memperkuat fasilitas kesehatan satwa sekaligus mendorong konektivitas habitat gajah yang terisolasi.
“Hari ini kita berdiri di PLG Minas. Insya-Allah, ini akan kita dirikan klinik gajah. Juga ada program menyambungkan koridor dari PLG Minas ini ke beberapa tempat lain yang memang terisolasi karena fragmentasi hutan,” tegasnya.
Program penyambungan koridor ini dinilai krusial untuk menjaga pergerakan alami gajah, serta memastikan keberlanjutan populasi gajah Sumatera di Riau. Raja Juli Antoni pun mengajak seluruh pihak untuk turut mendukung upaya konservasi.
(Nadya Kurnia)





